Baca Juga :
Masamba. Btr pos
Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Muhammad Ibrahim menyorot terkait proyek peningkatan pembangunan jalan di dua kecamatan yakni kecamatan Malangke dan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.
Muhammad Ibrahim menjelaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harusnya tidak boleh terhenti di tahun 2017 ini. Seperti diketahui hingga hari ini tidak ada lagi kegiatan pembangunan jalan yang ada diwilayah Daerah Pilihan (Dapil) 4 tersebut. Padahal sebelumnya ditahun 2016 sudah ada beberapa pembangunan jalan raya seperti diporos Amassangan - Kalitata kecamatan malangke barat dan Desa Pute Mata.
"Harusnya proyek pembangunan jalan yang masuk di RPJMD tahun 2016, tidak boleh terhenti ditahun 2017 ini, sebab di sebutkan bahwa itu pekerjaan-pekerjaan tersebut ada kelanjutannya ditahun 2017 ini" kata Muhammad Ibrahim.
Legislator dari Partai PAN tersebut juga menambahkan bahwa dikecamatan lain justru giat pekerjaan peningkatan jalan raya ditahun ini. Padahal menurutnya Malangke dan Malbar adalah wilayah yang sudah ada sejak jaman Belanda bahkan ada Raja Luwu yang dikebumikan diwilayah tersebut.
"Ada wilayah baru terbentuk tapi sudah diaspal penuh, sedangkan wilayah kami masih banyak belum diaspal, dimana pemerataan pembangunan ke masyarakat ? "Ungkap Muhammad Ibrahim kepada Batarapos.com diruang komisi III.
Muhammad Ibrahim mengatakan ditahun 2016 dikecamatan Malangke dan Malangke barat hanya mendapat anggaran 4 Miliar untuk pembangunan jalan, sedangkan di kecamatan lain yang ada di Luwu Utara bahkan mendapat anggaran yang lebih besar hingga mencapai,14 Miliar ditahun yang sama.
"RPMJD merupakan rancangan pembangunan yang berkelanjutan ditiap tahunnya, tapi tahun ini nihil diwilayah kami" tutup Muh. Ibrahim. (Drs)


