Palopo - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


Pengurus Barang OPD Pemkab Lutim Dibekali Bimtek

Diposkan oleh On 03 Agustus with No comments


Palopo, Batarapos.com - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar kegiatan bimbingan teknis Persediaan Barang Milik Daerah bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palopo. Kegiatan Bimtek ini dibuka Asisten Administrasi Umum, Aini Endis Anrika di Kantor KPKNL Palopo, Jumat (2/8/19).

"Untuk mengoptimalkan dan mendayagunakan pengelolaan barang milik daerah, hal yang harus dilakukan adalah penatausahaan barang persediaan sesuai amanat Perda Luwu Timur Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah," kata Aini Endis saat mewakil Bupati Luwu Timur.


Menurutnya, salah satu kendala dalam penatausahaan barang milik daerah karena belum tersedianya aplikasi khusus persediaan sehingga laporan masing-masing OPD berbeda-beda sehingga menyulitkan menyusun laporan keuangan.

"Itulah mengapa bimtek ini dilakukan di KPKNL Palopo sebab instansi ini memiliki kompetensi dalam menyusun laporan persediaan," jelas Endis.


Oleh karena itu, kata Endis, bimtek ini sangat strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus di bidang persediaan barang daerah sehingga memudahkan pengurus barang atau pembantu pengurus barang dalam menyusun laporan barang persediaan.


"Yang paling utama, bimtek ini dilakukan agar ada keseragaman dalam menyusun laporan persediaan barang daerah," kuncinya. (hms/ikp/kominfo)
Pemkab Lutim Siap Sukseskan Festival Keraton Nusantara di Tana Luwu

Diposkan oleh On 26 Juli with No comments


Palopo, Batarapos.com - Kedatuan Luwu terpilih menjadi tuan rumah Festival Keraton Nusantara (FKN) tahun ini. Berbagai persiapan sudah dilakukan pihak Kedatuan Luwu untuk mensukseskan event budaya tahunan bertaraf nasional ini. Pertemuan ini juga menjadi sarana pertemuan atau silaturahmi para Raja atau Sultan se-Nusantara.


Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari Kedatuan Luwu juga siap untuk mensukseskan kegiatan FKN ini. Hal itu disampaikan langsung Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler kepada Sri Paduka Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, di Istana Kedatuan Luwu Kota Palopo, Rabu (24/7/19) malam.

Menurut Bupati, sebagai salah satu daerah di Tana Luwu, sudah sepantasnya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ikut ambil bagian untuk mensukseskan kegiatan ini. Apalagi Luwu Timur khususnya di Desa Ussu Kecamatan Malili memang banyak terdapat objek sejarah peninggalan kerajaan Luwu. Itu artinya, daerah ini juga akan banyak dikunjungi para Raja atau Sultan se-Nusantara pada FKN Tahun ini.


"Insya Allah, kami Pemerintah daerah siap untuk mensuksekan even FKN ini. Pemerintah daerah bersama panitia sudah menyiapkan berbagai acara penyambutan dan acara lainnya untuk memeriahkan festival budaya ini," kata Husler.

"Salah satunya kami akan upayakan mengajak para Raja se-Nusantara untuk melihat langsung pulau Bulu Poloe atau pulau yang terbelah yang erat dengan kisah Sawerigading dari cerita I La Galigo, termasuk juga Bola Marajae atau kampung yang tak kasat mata," tambahnya.


Sementara Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau mengatakan, kunjungan para Raja atau Sultan se-Nusantara pada Festival Keraton Nusantara ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap Kedatuan Luwu.

"Saya sangat berharap dalam kunjungan para Raja se-Nusantara ini nantinya semua tamu merasa nyaman berada di Tana Luwu. Mari kita perlihatkan dan perkenalkan kearifan budaya masyarakat Tana Luwu kepada para tamu kita," ungkap Datu Luwu.


Datu Luwu ke-40 juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah se-Tana Luwu yang telah berkomitmen untuk mendukung dan mensukseskan Festival Keraton Nusantara di Tana Luwu ini. (hms/ikp/kominfo)
Sekretariat HAM-Lutim Difasilitasi Rumah Kontrak Oleh Pemkab Luwu Timur

Diposkan oleh On 25 Juli with No comments


Palopo, Batarapos.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (HAM-Lutim) yang sedang menempuh perkuliahan di Kota Palopo, patut berbangga. Pasalnya, mulai tahun ini Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah mengalokasikan anggaran untuk biaya kontrak rumah untuk sekretariat HAM-Lutim. 

"Alhamdulilah tahun ini, kami (Pemerintah.Red) telah mengalokasikan anggaran untuk sekretariat HAM-Lutim di Palopo," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis usai melihat langsung kontrakan tersebut di Kota Palopo, Rabu (24/7/19).

"Ini bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah daerah terhadap mahasiswa. Terutama mahasiswa Luwu Timur yang bermukim di Kota Palopo," tambahnya.


Dengan adanya bantuan ini, Hamris berharap, paling tidak bisa meringankan beban orang tua mahasiswa. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar mahasiswa bisa memanfaatkan dengan baik rumah kontrakan ini.

Kepada pemilik kontrakan, Hamris berharap agar mahasiswa di pantau aktivitasnya dan diperlakukan layaknya keluarga. Pasalnya, mereka ini adalah calon pemimpin masa depan di Luwu Timur. (hms/ikp/kominfo)
Wakil Bupati Lutra Dan Wakil Gubernur Sulsel Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Di Kota Palopo

Diposkan oleh On 03 Juli with No comments


Palopo, Batarapos.com - Wakil Bupati Luwu Utara Muhammad Thahar Rum menghadiri Rapat Paripurna istimewa di Kantor DPRD Walikota Palopo, Selasa (2/7/19).

Rapat paripurna dalam Rangka memperingati hari jadi kota Palopo yang ke-17 tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.


Walikota Palopo H. M.Judas Amir,MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mementum ini sangat tepat untuk meneguhkan kembali kota kita. 

Judas Amir juga menambahkan Bukan hanya hamparan wilayahnya yang luas namun Palopo adalah rumah besar bagi 180 ribu lebih jiwa dan tempat hidup dari berbagai jenis suku bangsa.

Walikota Palopo juga menyampaikan bahwa Hari ini di usia ke-17 kita melihat perubahan kota Palopo yang dapat kita banggakan bersama.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Palopo seperti wujud Provinsi Sulsel di provinsi lain.

Sudirman Sulaiman juga menambahkan bahwa Pada ulang tahun ke-17 kota Palopo memang sangat luar biasa dapat dilihat peningkatan pesat di bidang infrastruktur pembangunannya.

Wagub Sudirman juga menambahkan bahwa tugas kita adalah Membangun Palopo dan Kedepan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.


Sementara itu wakil Bupati Luwu Utara saat ditemui menyampaikan ucapan  selamat ulang tahun yang ke-17 untuk kota idaman Palopo  semoga kedepan lebih sukses dibawah pimpinan Bapak Judas Amir dan Bapak Rahmat Masri Bandaso, Karena Beliau adalah senior semua dibidang pemerintahan. (Drs) 

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Korban Yang Jatuh Diatas Jembatan Kayu Poros Limbong-Seko Meninggal Dunia

Diposkan oleh On 21 Juni with No comments


Palopo, Batarapos.com - Ronaldo (21), korban yang jatuh dari atas jembatan kayu poros Limbong - Seko akhirnya meninggal dunia di rumah sakit Sawerigading Palopo siang tadi. Kamis (20/6/19).


Almarhum (Ronaldo) yang telah diberitakan media ini, adalah korban yang jatuh dari atas jembatan kayu poros Limbong - Seko dengan ketinggian berkisar 8 meter, hingga ke dasar Sungai.

Dia adalah anggota Polri yang bertugas di Polda Sulsel dan berdomisili di Aspol Tello Makassar, putra daerah kecamatan Rongkong, kabupaten Luwu Utara, tepat di hari lahirnya tanggal 20 Juni 1998. Ronaldo meninggal dunia di RSUD Sawerigading Palopo. 

Diketahui sejak mengalami kecelakaan tunggal diatas jembatan kayu yang sudah rapuh tersebut, hingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, sebab korban mengalami pendarahan serius dibagian telinga dan hidung, kedua matanya lebam serta dahi bagian kanan sobek, Ronaldo tidak pernah sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia siang tadi.

Berita duka ini tersebar dibeberapa media sosial, baik Facebook maupun WhatsApp pribadi milik teman dan sanak keluarga Almarhum.

Dimana WhatsApp pribadi milik kerabatnya, Ica yang memasang status di historinya “Hari ini sekitarnya umurmu bertambah namun maut datang bersamanya, Al-fatihah Nando,” ucapnya.


Sementara akun Facebook milik Dhoni Rasma Gotal menulis status “Selamat jalan soudara, kau pergi disaat hari kelahiran mu. Kau tak sadarkan diri selama tiga hari, ternyata kau telah meninggalkan kami untuk selama - selamanya, selamat jalan semoga kau tenang di alam sana amim amin dan ditempatkan di Surga,” disertai emoticon menangis.(Drs) 

Husler Minta HAM LUTIM Berikan Warna Baru Bagi Kemajuan Lutim

Diposkan oleh On 20 Juni with No comments


Palopo, Batarapos.com - Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler meminta kepada Himpunan Mahasiswa (HAM) Luwu Timur untuk memberikan warna dalam mendukung kemajuan pembangunan Luwu Timur.

Hal tersebut disampaikan Thorig Husler saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (PP HAM - LUTIM) Periode 2019-2020 di Aula Sakotae rumah jabatan Walikota Palopo, Rabu (19/6/19).

Dalam kesempatan itu, Husler menyatakan bahwa Pemerintah daerah Luwu Timur menyambut baik keberadaan organisasi Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (HAM LUTIM). Bupati berharap, keberadaan organisasi kemahasiswaan ini kedepan, berkembang dengan baik dan membawa manfaat terhadap daerah Luwu Timur.

"Selamat atas pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (PP HAM - LUTIM) Periode 2019-2020. Pesan saya, disamping menjalankan roda organisasi, adik-adik harus tetap fokus pada tujuan adik-adik, yaitu belajar, menimba ilmu yang bermanfaat untuk masa depan adik-adik, dan tentunya juga untuk Kabupaten Luwu Timur," pesan Husler.


Kepada seluruh mahasiswa, lanjut Husler, sebagai putra-putri daerah, generasi penerus bangsa, tertumpang harapan kelak para mahasiswa inilah yang akan melanjutkan perjuangan, mengisi pembangunan dan membawa Kabupaten berjuluk bumi batara guru menjadi daerah yang lebih baik dan lebih maju lagi di masa depan.

Husler juga berharap, seluruh pengurus HAM LUTIM yang baru dikukuhkan untuk ikut mengambil peran dan senantiasa berkontribusi dalam memajukan daerah.

"Mari Bersinergi dan berkomitmen untuk berikan warna baru terhadap Pemerintah dalam menuntaskan Pembangunan daerah," ajaknya.


Mengakhiri sambutannya, Husler mengingatkan kepada seluruh Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (PP HAM - LUTIM) Periode 2019-2020 agar terus menjalin silaturahim dengan sesama pengurus dan anggota, serta menjaga kekompakan dan nama baik Kabupaten Luwu Timur ditempat dimana menimbah Ilmu, sembari menunjukkan prestasi-prestasi terbaik di tempat menimba ilmu. (hms/ikp/kominfo)

Lagi-Lagi ASN Luwu Utara Diringkus Unit Narkoba Polres Kota Palopo

Diposkan oleh On 13 Juni with No comments


Palopo, Batarapos.com - Unit Narkoba Polres Kota Palopo berhasil meringkus salah seorang ASN kabupaten Luwu Utara,  inisial AK (38) warga Jalan Batu Putih, Kelurahan Boting, Kota Palopo. Rabu (12/6/19).

AK ditangkap karena menguasai narkotika jenis sabu, ia ditangkap sekitar pukul 23.30 Wita malam tadi. 

Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin menjelaskan bahwa tersangka saat ditangkap mengaku bahwa dia adalah PNS Kabupaten Luwu Utara.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa 6 sachet kristal bening, yang diduga narkotika jenis sabu, 1 buah Handphone dan uang tunai sebesar Rp. 600.000.


Pengungkapan pelaku atas informasi warga sekitar, berdasarkan hasil  penyelidikan yang dilakukan unit narkoba polres kota Palopo bahwa telah terjadi transaksi narkoba di pinggir tanggul Sungai Boting. 

Satres narkoba Polres kota Palopo  akhirnya menangkap AK (38) bersama barang bukti. "Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres kota Palopo," kata Kasat  Narkoba AKP Zainuddin. 

Sementara unit narkoba polres kota Palopo akan melakukan pengembangan untuk mengejar pemasok barang haram tersebut kepada AK. (Drs)

Ijinnya Belum Tuntas, Indomart Malah Beroprasi, Polres Palopo Siap Tindak Lanjuti

Diposkan oleh On 01 Juni with No comments


Palopo, batarapos.com - Kepolisian Polres Palopo akan menindak lanjuti terkait adanya Minimarket berlabel Indomart yang berada di wilayah Jl, Merdeka dan Jl, Ahmad Razak Kota Palopo yang saat ini sudah beroprasi namun ijinnya belum tuntas.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP, Ardy Yusuf saat dikonfirmasi mengatakan tindak lanjut tersebut dengan melakukan terlebih dahulu kordinasi ke Dinas Perizinan terkait izin Indomart tersebut.

" Kami akan lakukan kordinasi ke Dinas Perizinan apakah nantinya ada sangsi Pidananya atau Administrasi," Tutur Ardy Yusuf, Sabtu 01/6/2019.

Sementara beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi, Kabid Pengkajian dan Pemprosesan Perizinan DPMPTSP Palopo, Mardi, mengatakan jika ke Empat indomart tersebut izinya sementara dalam tahap proses

" Sementara izinnya kami proses seperti Izin prinsip, penamanan modal, usaha, IMB serta izin usaha lainnya," Tutur Mardi.

Kata Mardi, di Kota Palopo saat ini ada sekitar 30 minimarket dimana saat ini Tiga diantaranya merupakan relokasi yang berada diwilayah Jl. Ahmad Razak dan Jl. Merdeka dan untuk yang status baru berada di wilayah Jl. Pongsimpin.(HSR)
Izinnya Belum Tuntas, Empat Indomart Di Palopo Sudah Mulai Tahap Perampungan Barang, Kok Bisa?

Diposkan oleh On 31 Mei with No comments


Palopo, Batarapos.com - Meski izinnya belum tuntas, empat Minimarket berlabel Indomart di Kota Palopo sudah mulai melakukan perampungan barang kedalam ruangan Indomart.

Hal ini terkuak setelah dikonfirmasi langsung pada Kabid Pengkajian dan Pemrosesan Perizinan DPMPTSP Palopo, Mardi, Jumat (31/5/19).

Dikatakannya dari Empat Indomart tersebut saat ini izinya masih sementara dalam tahap proses.

"Sementara izinnya kami proses seperti Izin prinsip, penamanan modal, usaha, IMB serta izin usaha lainnya," tutur Mardi.

Kata Mardi, di Kota Palopo saat ini ada sekitar 30 Minimarket dimana saat ini tiga diantaranya merupakan relokasi yang berada diwilayah Jl. Ahmad Razak dan Jl. Merdeka dan untuk yang status baru berada di wilayah Jl. Pongsimpin.

Sebelumnya beberapa waktu lalu Kadis Perdagangan Kota Palopo, Zulkifli saat dikonfirmasi melalui Via Telephone mengatakan, terkait kehadiran Indomart tersebut dirinya tidak tau menahu bahkan mengarahkan ke Dinas DPMPTSP untuk mengkonfirmasi karena disana tekhnisnya. (H5R)

Lima Indomart Bertambah Di Palopo, Pedagang Kecil Sebut Usahanya Terancam Mati

Diposkan oleh On 30 Mei with No comments


Palopo, batarapos.com - Maraknya minimarket modern diduga tak lepas dari kebijakan pemerintah yang memberi kelonggaran bagi pemodal menengah dan besar untuk mendirikan minimarket.

Bahkan para pedagang-pedagang kecil menganggap kehadiran minimarket dianggap dapat mematikan toko-tokoh kecil serta warung.

Salah satunya di Kota Palopo, Saat ini minimarket berlabel Indomart kembali bertambah di 5 titik lokasi, salah satunya yang berada dibilangan jalan Pongsimpin Kec. Mungkajang.

" Kasihan kami pak yang hanya mencari nafkah dengan jualan melaui warung-warung kecil, kalau semakin bertambah minimarket itu sama halnya kami pedagang kecil dimatikan," Tutur salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, Rabu 29/5/2019.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Zulkifli saat dikonfirmasi mengatakan terkait kehadiran indomart tersebut dirinya tidak tau menahu" silahkan ki konfirmasi ke perizinan karena disana tehnisnya.

Terpisah kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP Kota Palopo, Farid Kasim Judas saat dikonfirmasi membenarkan adanya kehadiran indomart yang berjumlah 5 titik di Palopo.

" Memang benar ada 5 titik lokasi indomart, tapi 3 diantaranya merupakan relokasi yang kebetulan tempat awalnya sudah habis kontrak dan 2 itu baru," sebut Farid. (HSR)
10 Saksi Sudah Diperiksa, Polisi Masih Kesulitan Ungkap Pembunuh IRT di Palopo

Diposkan oleh On 29 Mei with No comments


Palopo, Batarapos.com - Penyidik Reserse dan Kriminal Polres Palopo, masih kesulitan mengungkap pelaku perampokan disertai pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Palopo, Jumat lalu.

Polisi mengaku sudah memeriksa 10 orang saksi, termasuk suami korban, Rahmat, dan anaknya yang masih berusia enam tahun.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, mengatakan, saksi kunci kasus ini adalah anak korban, namun keterangannya belum maksimal, sebab masih shok. "Sudah kita periksa, tapi dihentikan sementara, karena trauma, kita jadwalkan untuk kembali mengorek keterangannya," kata AKP Ardy Yusuf, Rabu (29/5/19).

Selain anak korban, Polisi juga telah meminta keterangan Rahmat, suami korban. Meski begitu, belum ada satupun petunjuk mengarah pada pelaku. "Sejumlah warga yang kita periksa, ada yang mengaku sempat mendengar korban berteriak minta tolong, ada rampok," ujarnya.

Selain saksi, Polisi juga mengamankan barang bukti di rumah Ida Royani, IRT yang tewas dibunuh, di teras rumahnya. Barang bukti yang sudah dibawa ke Polres, diantaranya selembar sarung, bantal, serta gunting bersimbah darah. Seluruh barang bukti itu, ditemukan berserakan di kamar korban.

"Kita berharap, kasus ini segera diungkap," kata Ardy Yusuf.

Pembunuhan sadis, mengegerkan warga di Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo. Ida Royani, 43 tahun, ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah di teras rumahnya.

Sebelum tewas, tetangga korban, sempat mendengar suara teriakan meminta tolong dan berkata ada rampok.(***)

Ungkap Kasus Pembunuhan IRT di Palopo, Polisi Periksa Suami dan Anak Korban

Diposkan oleh On 28 Mei with No comments


Palopo, Batarapos.com - Kepolisian Resor Palopo, Sulawesi Selatan, terus menyelidiki dugaan perampokan disertai pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Senin lalu.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, mengatakan dari olah Tempat Kejadian Perkara yang telah dilakukan, terungkap tidak ada harta benda korban yang hilang. Emas perhiasan dan uang tunai, masih ada di bawah kasur, tempat tidur.

"Pintu dan jendela tidak ada bekas cungkilan, dan tidak ada bekas ada orang masuk, meski begitu, kasus ini terus kita selidiki," kata Ardy, Selasa (28/5/19).

Penyelidikan dilakukan mulai dari pengumpulan barang bukti yang ditemukan di rumah korban, polisi juga memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk anak korban yang masih berusia enam tahun. "Termasuk meminta keterangan suami korban, Rahmat," ujarnya.

Adapun Rahmat, suami almarhuma Ida Royani, mengaku terpukul dengan meninggalnya istri tercinta. Saat kejadian itu, Rahmat berada di Bonelemo, Kabupaten Luwu Timur. Kabar istrinya jadi korban perampokan, baru diketahui setelah dihubungi iparnya.

"Saudaranya istriku yang mengabari melalui telepon, saya langsung bergegas pulang," kata Rahmat.

Dia membenarkan, di rumah, hanya ada istri dan seorang anaknya yang berusia enam tahun. Kondisi anaknya saat ini, masih shok dan trauma, setelah menyaksikan langsung, ibunya dibunuh.

Sebelumnya, seorang IRT bernama Ida Royani, 43 tahun, tewas terbunuh. Ida diduga dihabisi kawanan perampok yang menyatroni rumahnya. Dugaan itu diperkuat kesaksian sejumlah warga, yang mendengar suara teriakan korban meminta tolong dan menyebut ada perampok.(***)

Sadis, Perampok Bunuh Seorang IRT Depan Anaknya

Diposkan oleh On 27 Mei with No comments


Palopo, Batarapos.com - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Ida Royani, berusia 43 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah, depan rumahnya, Kelurahan Temmalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (27/5/19). 

Berdasarkan keterangan Polisi, korban diduga tewas dibunuh, saat mempertahankan harta bendanya. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, mengatakan, dugaan sementara, pelakunya tiga orang. Polisi sedang berkonsentrasi menyelidiki kasus ini dan mengumpulkan barang bukti.

"Luka di kepala bagian belakang, dan sejumlah luka terbuka di bagian tubuh lainnya," kata Ardy Yusuf, Senin 27 Mei.

Sementara sejumlah saksi mata menuturkan, sempat mendengar suara teriakan meminta tolong dan mengatakan ada rampok. Warga yang berdatangan hanya mendapat korban sudah dalam kondisi tergelatak di halaman rumah dan bersimbah darah.

"Saya dengar ada teriakan minta tolong, ada rampok-ada rampok, begitu keluar rumah, kami melihat ibu Ida sudah tergelatak bersimbah darah," kata Aswar, warga.

Sejumlah warga lainnya mengatakan, saat kejadian, korban tinggal berdua dengan anaknya yang berusia enam tahun. Ida Royani, dihabisi depan anaknya. (***)

Imbas Medsos Dibatasi, Pedagang Online Merugi Puluhan Juta

Diposkan oleh On 25 Mei with No comments


Palopo, Batarapos.com - Imbas dari pembatasan media Sosial oleh Pemerintah, sejumlah pelaku usaha berbasis online, mengaku merugi, hingga puluhan juta rupiah.

Seperti yang dialami Riska Baranti, warga Jl Merdeka, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Sudah hampir sepekan barang dagangannya tidak laku terjual. Sebabnya, transaksi jual-beli yang biasa dilakukan melalui media sosial facebook dan whatsapp, sudah tidak bisa dilakukan.

“Pelangganku dari berbagai daerah di Indonesia, pasca pembatasan medsos, kami kesulitan untuk bertransaksi melalui facebook dan whatsapp,” kata Riska Baranti, Sabtu (25/5/19).

Akibat tidak dapat berjualan via online, Riska mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah. Padahal sebelum adanya pembatasan media sosial, Riska meraup untung hingga puluhan juta dalam waktu tiga hari berjualan.

“Kami berharap, pembatasan Medsos ini segera diakhiri, kasihan kami yang mencari nafkah dari jualan online,” katanya. (***)

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aliansi Mahasiswa Gelar Aksi,  Ini Tuntutannya

Diposkan oleh On 21 Mei with No comments


Palopo, Batarapos.com, -- Memperingati 21 Tahun Reformasi Aliansi Mahasiswa yang terdiri dari HmI (Mpo), IMM, PMII, BEM IAIN, KHMDI, HAM LUTIM, HIKMAH LUTRA, GERMAPA, BEM UM, BEM FH UNANDA Se-Kota Palopo menggelar aksi. Selasa (21/5/19).

Aksi dimulai di jalan Andi Djemma depan Palopo Pos pada pukul 09:00 Wita kemudian longmarch menuju DPRD Kota Palopo dan berakhir sekitar pukul 12:00 Wita.

Dalam aksi tersebut, Aliansi 21 Tahun Reformasi memiliki 8 Tuntutan yang akan dikirim di Instansi terkait ditingkatan pusat. Adapun tuntutannya yaitu, Bubarkan Tim Asistensi Hukum Menkopolhukam; Menuntut Wiranto Turun dari Jabatannya; Tegakkan Supremasi Hukum secara adil kepada seluruh masyarakat; Mengevaluasi secara total dan memperbaiki sistem dan Penyelenggara Pemilu; Mendorong penegakan hukum kepada semua pelaku pelanggaran Pemilu tanpa terkecuali secara transparan dan Akuntabel; Usut tuntas pelanggaran Ham 1998; Usut tuntas Pelanggaran Ham Novel Baswedan; dan Mengajak semua pihak untuk menjaga keharmonisan Bernegara.

Musakkir sebagai Jendral Lapangan menyebutkan bahwa Tim Asistensi Bentukan Wiranto justru memicu kekacauan Negara yang sedang memanas. “Seharusnya Kemenkopolhukam mengambil kebijakan strategis yang membangun keharmonisan kesemua pihak,  bukan justru melahirkan kebijakan yang Kontroversial,” sebutnya. 

"Dengan kegaduhan yang disebabkan oleh Wiranto,  maka kami mendesak Wiranto untuk segera mundur dari jabatannya," tambah Sakkir

Disambung dengan itu,  Pihak DPRD Kota Palopo menyambut baik Aspirasi tersebut dalam hal ini diwakili oleh Bachri Tahir dari Fraksi PAN DPRD Kota Palopo, "Saya sangat mengapresiasi tuntutan dari adek-adek Mahasiswa ini, saya juga berani mempertanggung jawabkan bahwa Wiranto adalah biang kerok dari kekacauan Politik Negara saat ini,” ucapnya. 

Selain itu,  Bachri Tahir juga menyebutkan mengenai Kasus Novel Baswedan yang sampai saat ini belum Tuntas. "Kasus Novel Baswedan ini juga harus dituntaskan, bagaimana mau tuntas kalau Kapolri juga terlibat didalamnya, kalau tidak,  pasti Polri akan serius. Setahun selesai kalau Serius,"  sebut Bachri di depan Mahasiswa.(*)

HUT Persit Chandra Kirana Ke-73, Bupati Indah Menjadi Sosok Wanita Inspiratif

Diposkan oleh On 24 April with No comments


Palopo, Batarapos.com – “Walaupun raga saya terkungkung di dalam kamar, tapi pemikiran saya tidak akan pernah terpenjarakan", mengutip surat warisan RA Kartini, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menjadi sosok wanita inspiratif pada HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVIII DIM 1403 yang dihelat di Gedung Saodanrae Kota Palopo, Selasa (23/4/19).

Indah hadir sebagai Bupati Luwu Utara sekaligus pribadi yang dianggap Persit Chanda Kirana sebagai sosok yang menginspirasi.

"Ide - ide kita tidak harus terhenti dan terkungkung oleh kehidupan rutinitas, banyak potensi yang bisa dikembangkan melalui pendidikan, kesehatan, juga kepedulian sosial," kata Indah saat memberikan arahan.


Menurut Indah, pembangunan tidak sekedar diukur dari apa yang dilihat tapi yang dirasa.

"Sesuai kodrat sesungguhnya perempuan tetap bisa berbuat dalam kapasitas sesuai peran dan fungsi. Tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama sebab jabatan hanya sementara, untuk itu saya mendorong ibu - ibu memaksimalkan berkat yang Tuhan berikan. Masukkan pembangunan kita ke dalam rumah - rumah masyarakat melalui pemberdayaan," tutur Isteri dari Muhammad Fauzi ini.


Terakhir Indah berharap diusia Persit ke-73, menjadi sebuah organisasi yang semakin eksis dan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan Bangsa dan Negara.

"Teruslah menjadi orang - orang yang ikhlas sehingga kehadiran kita memberikan manfaat sebab sesuatu yang datang dari hati, diucapkan dengan hati, akan sampai ke hati," ucap Indah.


Sementara Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf M Imasfy menuturkan ibu - ibu bukan sekedar pelengkap tapi penentu arah Bangsa. (Drs)

Beredar Kabar PSU Palopo Hanya Sampai Pada Tingkatan DPR Provinsi, Presnas BEM-PTKIN Angkat Bicara

Diposkan oleh On 22 April with No comments


Palopo, Batarapos.com - Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 TPS di Kota Palopo dikabarkan hanya dilakukan pada tingkatan Presiden, DPD, DPR-RI hingga DPR Provinsi.

Menanggapi kabar tersebut Presiden Nasional (Presnas) BEM-PTKIN se-Indonesia, Fikram Kasim angkat bicara, dirinya menduga KPU Palopo dalam hal ini sama halnya membatasi hak pilih masyarakat dikarenakan PSU untuk tingkatan DPRD Kota tidak dilaksanakan.

"Ini tidak adil, masa KPU Palopo hanya melakukan PSU pada tingkatan Presiden RI hingga Provinsi padahal pencoblosan ditingkatan TPS itu dilakukan satu paket saat pencoblosan, itu sama halnya KPU diduga membatasi hak pilih masyarakat,” ucap Fikram Kasim, Senin (22/4/19).

Terpisah Komisioner KPU Palopo, Iswandi Ismail saat dikonfirmasi mengatakan hal tersebut belum ada titik terangnya apakah akan dilakukan PSU hanya pada tingkatan presiden hingga DPR-Provinsi ataukah sampai pada tingkatan DPRD Kota, "Kami menunggu dulu hasil keputusan dari KPU Provinsi hari ini," jelasnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 6 TPS, dimana Rekomendasi itu telah di serahkan ke KPU Kota Palopo.

Menurut ketua Bawaslu Palopo, Asbudi Saputra, Rekomendasi dikeluarkan setelah ditemukan pemilih yang ber-KTP melakukan pemilihan tapi tidak masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTB) dan tidak mempunyai form A5.

Hal tersebut dianggap menyalahi aturan sehingga perlu dilakukan pemilihan orang.

"Sesuai aturan, warga diluar daerah yang ingin melakukan pencoblosan harus dilengkapi dengan form A5. Atau mereka harus masuk dalam DPTb," sebut Asbudi.

Enam TPS tersebut adalah TPS 7 Boting, TPS 8 Boting, TPS 12 Lagaligo, TPS 7 Surutanga, TPS 3 Malatunrung, dan TPS 4 Tomarundung.(**)

Terkait Pemukulan Ketua KPPS,  Erick : Harap Polres Luwu Timur  Usut Tuntas

Diposkan oleh On 20 April with No comments


Palopo, Batarapos.com, -- Himpunan Mahasiswa Luwu Timur Ham-Lutim Batara Guru  mengecam  oknum pemukulan ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara  (KPPS) di Burau beberapa waktu lalu.

Mahdan, SE selaku korban pemukulan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang merupakan ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Desa Bone Pute, Rabu (17/4/19). Beliau juga  merupakan Kepala Dusun di Desa  Bone Pute Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur.

Sabtu (20/4/19), Ketua umum Ham-Lutim Batara Guru Erick Estrada menyampaikan kecamannya terhadap aksi pemukulan tersebut. “Saya tidak tahu pasti kronologisnya seperti  apa motif dari pemukulan tersebut, yang jelas ini sangat merugikan korban,  dan ini adalah kejahatan dan melanggar UU yang berlaku di negara Republik Indonesia.  Indikasinya adalah merugikan satu pihak,  saya sangat berharap kepada pihak penegak hukum Polres Luwu Timur  untuk menangkap pelaku pemukulan  dan  memproses kasus ini sampai tuntas, dan tentunya mengacu pada UU yang berlaku,” ujarnya. (*)
Yayasan JM Management Gelar Lomba Super Model 2019, Kakak Beradik Mendapat Juara

Diposkan oleh On 19 April with No comments


Palopo, Batarapos.com, -- Yayasan Jerry Model Management menggelar lomba Super Model 2019 se-Luwu Raya. Lomba ini bertemakan “Black Party” yang digelar di Palopo, Sabtu (13/4/19).

Lomba Super Model 2019 ini terdiri dari 2 kategori yaitu untuk dewasa dan cilik. Adapun kategori juara yang diperlombakan yaitu The Best Super Model 2019, Ambasador Super Model 2019, The Best Catwalk & Perfome, Mascot Super Model, Icon Super Model, serta Super Model Favorit. Perlombaan ini diikuti sebanyak 70 peserta finalis se-Luwu Raya.

Kategori penilaian terdiri dari keserasian busana dan tata rias, catwalk dan penguasaan panggung, serta kesan umum (mimik, ekspresi, aura).

Ada 2 orang pemenang yang mewakili Luwu Timur dalam perlombaan ini yaitu I Desak Gede Susilawati dan I Desak Nyoman Sri Mahadewi. Keduanya merupakan kakak beradik yang beralamatkan di Desa Karambua, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Sang kakak, I Desak Gede Susilawati saat ini mengemban pendidikan Ilmu Keperawatan Universitas Hasanuddin Makassar Fakultas Kedokteran semester 6, sedangkan sang adik masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar.


Sang kakak, I Desak Gede Susilawati atau biasa dipanggil Desak/Susi menjuarai 3 kategori lomba sekaligus dalam lomba Super Model 2019 ini, diantaranya The Best Super Model 2019, Ambasador Super Model 2019, serta The Best Catwalk & Perfome untuk kategori dewasa.

Sedangkan sang adik, I Desak Nyoman Sri Mahadewi atau biasa dipanggil Dewi ini menjuarai The Best Super Model 2019 dan Icon Super Model 2019 untuk kategori cilik.


Kedua kakak beradik  ini telah membawa harum nama Kabupaten Luwu Timur dalam dunia permodelan. Semoga kedepannya bisa menjadi The Best Model skala Internasional. (*)
Jelang Pemilu, Ketum HMI Palopo : Mari Jaga Kualitas Demokrasi

Diposkan oleh On 15 April with No comments


Palopo, Batarapos.com, -- Pada Rabu 17 April 2019, Indonesia akan melaksanakan Pemilu Serentak sebagai penanda berjalannya Demokrasi. Beberapa tahapan telah terlaksana hingga tiba pada minggu tenang menjelang 2 Hari lagi Pemungutan dan Penghitungan Suara. 

Ketua Umum HmI Cabang Palopo Ibriansyah Irawan menuturkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh semua Elemen termasuk Pengguna Hak Pilih, Peserta Pemilu, Penyelenggara serta Pengawas. 

“Baru kali ini Pemilu dilakukan secara serentak, kita paham betul dinamikanya pun akan sangat Signifikan. Maka ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan sebagai upaya menjaga kualitas Demokrasi Bangsa ini. Melihat sisa 2 Hari lagi Pemilu terlaksana, kemungkinan semua instrumen akan digunakan untuk menjadi pemenang, kita realistis saja,” tuturnya.

“Money Politik misalkan, Kita paham bahwa Budaya “Jual-Beli” memang sulit untuk dihilangkan, namun kita harus melepas budaya ini, kita buktikan bahwa masyarakat telah cerdas, gunakan Hak Pilih dengan Nurani, bukan karena Uang. Untuk Peserta Pemilu, Buktikan bahwa anda memang Pantas menjadi Pemimpin atau Perwakilan rakyat dengan tidak menjadikan Money Politik sebagai proses meraih kekuasaan,” tambahnya.

Menurutnya, selain dilarang oleh Undang-Undang, Money Politik juga sangat berdampak pada Kepercayaan (Trust) Masyarakat manakala mereka telah duduk pada pemerintahan. 

“Jika masyarakat sepenuhnya memilih sesuai Nurani, Kepercayaan terhadap Pemerintahan pun akan semakin kuat dan akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun Negara,” sambung Mantan Ketua Ham Lutim Batara Guru ini.

Selain Peserta Pemilu dan Pemilik Hak Suara, Penyelenggara dan Pengawasan Pemilu sangat menentukan Kesuksesan Proses Pemilu. 

“Satu hal yang berbahaya dalam Demokrasi, yakni Delegitimasi. Jika ini terjadi, dampaknya tidak hanya untuk Pemilu kali ini. Namun akan berdampak pada perjalanan Negara di masa depan. Mula Delegitimasi ini ada pada proses “ketidakpercayaan” dan yang Paling Potensial untuk mengalami ini adalah Penyelenggara dan Pengawas Pemilu. Maka dari itu mereka harus jaga Integritas dan agar kita sebagai masyarakat  mengamanahkan serta mempercayai penuh pada mereka bahwa Proses Pemilu akan berjalan secara berdaulat,” ucap Ibriansyah.

“Intinya semua yang terlibat dalam Pemilu 2019 ini harus bersepakat untuk menolak Money Politik, serta menjalankan Pemilu secara Berdaulat dan Bersih. Jangan Golput,” tutup Pemuda asal Luwu Timur ini.(*)