MALANGKE - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


Polres Luwu Utara Kembali Meringkus Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Diposkan oleh On 30 Juli with No comments


Malangke, Batarapos.com - Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Dusun Labalubu, Desa Pattimang, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara.

Unit Reserse dan Kriminal Polres Luwu Utara telah menerima laporan perkara tindak pidana pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh seorang Haji inisial AL alias Munding (40) yang tinggal di Dusun Labalubu, Desa Pattimang, Kecamatan Malangke.

Korbannya masih anak ingusan, sebut saja namanya Cece (5) yang tinggal satu desa dengan pelaku,  peristiwa terjadinya pencabulan pada hari Rabu (10/7/19) sekitar pukul 11.00 Wita di rumah AL.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola melalui Kasat Reskrim IPTU H. Syamsul Rijal, membenarkan peristiwa pencabulan anak dibawah umur tersebut. 

Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) BRIPKA Yuliani, menjelaskan bahwa “Kejadian berawal pada hari Rabu, dimana korban bersama temannya bermain di sekitar rumah pelaku,  kemudian pelaku memanggil korban Cece masuk kedalam rumahnya dan melakukan pencabulan," terang kanit PPA, Yuliani kepada Batarapos.com, Selasa (30/7/19).

Lanjutnya, “Korban merasa ketakutan menceritakan peristiwa yang dialaminya, akibat kejadian tersebut saat korban buang air kecil merasa kesakitan sehingga menceritakan ini kepada orang tuanya, kemudian melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) polres Luwu Utara. Dengan nomor laporan polisi. LPB / 145 / VII / 2019 / SPKT /Res Lutra," ungkap BRIPKA Yuliani.

Saat ini tersangka sudah diamankan di rumah tahanan Polres Luwu Utara dan sementara dilakukan pemeriksaan oleh unit PPA. Dan tersangka AL alias Munding akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) (2) Subsider Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” kata IPTU H. Syamsul Rijal. (Drs) 
Akibat Banjir, Puluhan Rumah Di Kecamatan Malangke Terendam

Diposkan oleh On 14 Juni with No comments


Malangke, Batarapos.com - Akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Luwu Utara, mengakibatkan terjadinya banjir di Desa Pattimang, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (14/6/16).

Kepala UPT Puskesmas Malangke, Sumarni mengatakan bahwa telah terjadi banjir di Dusun Labalubu, Desa Pattimang, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara yang membuat rumah warga terendam.

“Diperkirakan sekitar 50 rumah lebih ikut terendam banjir untuk sementara, namun kami masih menunggu perkembangannya,“ ujarnya.

Ditanya soal penanganan apakah ada asesment yang dilakukan Tim terkait kemungkinan dampak banjir dapat menimbulkan penyakit? Kepala UPT Puskesmas Malangke, Sumarni, belum meresponnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Kecamatan Malangke, Kadding, meminta kepada Warga yang terdampak bencana banjir agar tetap waspada.

“Utamanya para warga yang tinggal di tepi bantaran sungai, kiranya perlu waspada menjaga keluarga, khususnya para anak-anak. Sebab jangan sampai air makin naik yang dapat membahayakan kepada para keluarga masyarakat,“ ucapnya.

Selain itu, Dia juga mengharapkan perhatian Pemerintah agar memantau kondisi banjir dan semoga dapat memberikan solusi kedepannya.

Kata dia, banjir memang adalah bencana tahunan, tapi tentu dapat Hal tersebut dapat dicarikan solusi agar tidak semakin meluap dan Luas yang terdampak. (Ja/Drs)

"Pesta Adat Ma'gawe Samampa", Bupati Indah Harap Jadi Momentum Penyejuk Hati

Diposkan oleh On 15 April with No comments


Malangke, Batarapos.com -- Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menghadiri Pesta Adat Ma'gawe Samampa di desa Pattimang, Kecamatan Malangke, kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Senin (15/4/19).

Ma'gawe Samampa dikenal juga dengan Ziarah Massal. Indah yang di dampingi oleh para SKPD, Camat Malangke Tasman, Tokoh Agama, Tokoh Adat, serta Tokoh Masyarakat berziarah ke Makam Datuk Sulaiman.


Pada kesempatan tersebut Indah mengucapkan rasa terima kasihnya pada para pemangku adat maupun pemangku Agama yang telah berkolaborasi hingga kegiatan berjalan dengan lancar.



"Atas nama Pemda saya ucapkan terima kasih khususnya kepada pemangku adat setempat yang selama ini senantiasa menjaga dan mengawal nilai - nilai adat Luwu. Adat dan agama juga tidaklah harus dipertentangkan, tapi bisa disandingkan karena dalam adat terkandung nilai - nilai Agama," ujarnya.


Bupati Luwu Utara berharap bahwa kegiatan Ma'gawe Samampa agar dijadikan momentum untuk menyejukkan hati dan pikiran.


"Insyaa Allah dengan kegiatan ini hati dan pikiran kita disucikan apalagi kurang lebih sebulan lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Dalam beberapa hari kedepan pula kita akan melaksanakan pemilu, mari bersama - sama hindari hoax - hoax yang beredar dan jangan sampai pemilu jadi ajang berbuat dosa tapi mari jadikan sebagai pererat silaturahmi," tutup Indah. (Drs) 

Dua Kali Dianggarkan, Proyek Kantor Desa Takkalala Tak Kunjung Selesai

Diposkan oleh On 30 Januari with No comments


Malangke, Batarapos.com
Proyek kantor desa Takkalala, kecamatan Malangke, kabupaten Luwu Utara kembali dianggarkan, padahal tahun 2018 sebelumnya sudah dianggarkan.

Masyarakat desa Takkalala sepertinya dibodohi oleh kepala desa," ungkap salah seorang warga, sebut saja Marwan.

Sebab ia mengetahui, pada tahun 2018, telah dianggarkan, bahkan pihak tipikor polres Luwu Utara telah berkunjung ke lokasi pembangunan kantor desa tersebut.

"Saya heran dengan kepala desa, karena sudah kedua kalinya anggaran pembangunan kantor desa Takkalala dikucurkan, hingga memasuki tahun 2019,” katanya. 

“Saya sangat prihatin atas tindakan kepala desanya, karena Proyek Dana Desa masih bergulir pemeriksaannya di Unit tipikor polres Luwu Utara," tegasnya.

“Proyek pembangunan kantor kepala desa Takkalala belum ada tanda-tanda artinya masih abu-abu dikarenakan belum ada papan proyek yang terpasang," tambah Marwan.


Hingga berita ini di terbitkan belum ada konfirmasi dari pemerintah setempat.

Untuk diketahui tahap pertama pembangunan Kantor Desa Takkalala juga mendapat sorotan masyarakat dan bahkan masyarakat sempat gelar aksi di Kantor Bupati dan Kantor DPRD Luwu Utara. (Drs)

Sholat Subuh Berjamaah, Indah Mengimbau Jaga Selalu Kebersihan

Diposkan oleh On 28 Januari with No comments



Malangke Barat, Batarapos.com  
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengimbau kepada masyarakat desa Cenning untuk senantiasa menjaga kebersihan desa dan lingkungan sekitarnya. Imbauan ini disampaikan usai salat subuh berjemaah dengan warga Desa Cenning, Kecamatan Malangke Barat, Minggu (27/1/19), di Masjid Istiqomah. 

Sholat subuh berjamaah tersebut adalah rangkaian kegiatan semalam di Desa yang telah memasuki tahun ketiga, dan di hadiri para pejabat Lingkup Pemerindah Daerah, Kabupaten Luwu Utara. “Sebuah daerah dikatakan maju jika daerah tersebut bersih, dan Luwu Utara adalah daerah yang ramah, bersih dan melayani,” tutur Indah Putri Indriani.


Mengingat kebersihan adalah salah satu faktor penunjang kemajuan sebuah daerah, maka Indah juga menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah untuk senantiasa menjaga kebersihan di lingkungan kerjanya masing-masing. “Karena bersih itu sebagian dari iman, maka saya apresiasi program Dinas PMD untuk desa bersih,” imbuh Indah.


“Kalau tidak bisa membersihkan, maka setidaknya jangan mengotori, dan terima kasih atas sambutan hangat ini. Semoga perjumpaan kita mendapat berkah dan menjadi asbab bagi kita untuk mendapatkan perlindungan dari Allah Swt,” tutup Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini. (Hms/Drs)

Gegara Mesin Babat, Pisau Patah Kaki Terputus

Diposkan oleh On 10 November with No comments

 
(Gambar Ilustrasi)


Malangke, batarapos.com
Nahas nasib warga Dusun Sumbernyiur, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Taslim (55) yang merupakan imam Masjid Bhabul-Khair Sumbernyiur, harus menahan rasa sakit akibat hantaman pisau mesin babat hingga kaki terputus.

Hal tersebut dialami Taslim saat sedang mengoperasikan mesin babat di kebunnya di Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (9/11/18), sekitar pukul. 10.00 wita.

Saat sedang membabat menggunakan mesin babat, tiba-tiba mata pisau mesin babat yang digunakan menghantam tonggak pohon jeruk sehingga mata pisau patah dan terlepas lalu menghantam tepat dibagian sendi mata kaki yang mengakibatkan kaki terputus.

Melihat kakinya terputus, Taslim langsung membalut menggunakan kain sembari berteriak meminta pertolongan, untungnya saat itu rekannya berkebun mendengar teriakannya sehingga langsung melakukan pertolongan, selanjutnya dilarikan ke RSUD Andi Djemma Masamba, namun nahas kaki yang terputus tidak dapat lagi disatukan (sambung).

Saat dibesuk, kepada batarapos.com Taslim berpesan agar siapapun yang menggunakan mesin babat agar berhati-hati setidaknya melakukan pengecekan lebih awal terhadap mata pisau yang akan digunakan, ia juga berharap agar kejadian yang menimpa dirinya tidak terjadi lagi terhadap orang lain.

“Gunakan mesin babat harus hati-hati, setidaknya periksa dulu mata pisau yang mau digunakan, siapa tau ada bekas mau patah atau longgar, cukup saya yang alami seperti ini, mudah-mudahan tidak terjadi lagi sama orang lain “ pesannya sembari meringis kesakitan.


Kejadian tersebut, bukan merupakan kejadian yang pertama, namun sebelumnya kejadian tersebut juga pernah terjadi di kecamatan yang sama dan daerah lain, sehingga hal tersebut merupakan pembelajaran dan pengalaman bagi siapan pun yang hendak mengoperasikan mesin babat agar teliti dan berhati-hati.

Laporan : HS
Editor : Astri

Ketua Cabang Bhayangkari Luwu Utara Kunjungi Warga Kurang Mampu Di Rampoang

Diposkan oleh On 04 September with No comments




MALANGKE, Batarapos.com, -- Ketua cabang Bhayangkari Luwu Utara, Hana Boy beserta rombongan mengunjungi warga kurang mampu di dusun Rampoang desa Takkalala Kecamatan Malangke, kabupaten Luwu Utara, Selasa (4/9/18).

Hana Boy yang tak lain istri kapolres Luwu Utara mengatakan bahwa tujuan kedatangannya untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada warga yang kurang mampu .


"Semoga apa yang kami berikan dapat membantu kepada Warga dan mengurangi beban penderitaannya," kata Ny Hana Boy.

"Semoga apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi penerima," Kunci Hana Boy.

Sementara, Salah satu warga yang diberi bantuan mengucapkam banyak terima kasih kepada Ibu bhayangkari cabang Luwu Utara.


"Terima kasih karna sudah jauh-jauh datang ke rumah hanya untuk bawa bantuan," ucapnya.

"Kepala desa setempat tidak pernah memberikan bantuan kepada saya, Selama jadi kepala desa saya tidak pernah dapat bantuan karna saya ini bukan pendukungnya," ungkapnya.

Diketahui ketua Bhayangkari Luwu Utara bersama Rombongan beri bantuan Sembako kepada Lima warga kurang mampu di dusun Rampoang desa Takkalala.

Laporan : Drs
Editor : Astri
60 Petani Di Malangke Dilatih Cara Budidaya Rumput Laut

Diposkan oleh On 13 Agustus with No comments


MALANGKE, Batarapos.com, -- Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Utara menggelar acara Temu Teknis Budidaya Rumput laut dan Sekolah Lapang Iklim, Minggu (12/8/18), di Desa Benteng Kecamatan Malangke. Acara temu teknis ini juga dihadiri dan dibuka langsung Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Sebanyak 60 peserta ikut dalam acara ini. Semuanya adalah petani rumput laut yang ada di Desa Benteng. Kegiatan ini merupakan rangkaian temu teknis ketiga setelah yang pertama di Desa Pao Malbar, dan kedua di Desa Salekoe, Malangke. Rencananya, masih ada lagi yang akan dilakukan di kecamatan pesisir lainnya. 

Bupati Indah Putri Indriani dalam sambutannya berharap ada pelatihan tambahan yang diberikan kepada masyarakat petani sembari menunggu hasil panen rumput laut. “Biar ada aktivitas lain sembari menanti hasil panen rumput lautnya,” kata Indah.


Indah mengatakan, kegiatan ini adalah wadah yang tepat bagi masyarakat untuk mengetahui tata cara budidaya ikan dan rumput laut. “Dalam temu teknis ini nanti akan disampaikan secara teknis budidaya ikan dan rumput laut, guna mendorong peningkatan produksi ikan dan rumput laut serta pendapatan masyarakat itu sendiri,” jelas Indah.

“Setelah ini saya berharap kita semua mengetahui bagaimana cara budidaya ikan yang baik (CBIB) sehingga nantinya berdampak pada peningkatan produksi dan ini dapat ditindaklanjuti dengan latihan pengolahan pasca panennya,” harap Indah.

Sebelumnya, Kadis Perikanan, Muharwan, dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman teknis tentang tata cara budidaya rumput laut. “Ini juga dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidayaan rumput laut guna mendorong peningkatan produksi dan pendapatan,” ujar Muharwan. 

Selain Bupati Indah Putri Indriani, dan Kadis PUPR, turut pula hadir Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Syamsul Syair, Camat Malangke Tasman, dan para Kepala Perangka Daerah lainnya. Usai acara temu teknis, Bupati melakukan panen rumput laut, serta meninjau pengerasan jalan di Desa Benteng.

Laporan : Lh/Mr/Drs
Editor : Astri
BUMDes Tandung Mandiri Malangke Berbenah, Wakili Luwu Utara

Diposkan oleh On 05 Juli with No comments


Malangke, Batarapos, - Desa Tandung Kecamatan Malangke mewakili Kabupaten Luwu Utara dalam ajang Lomba Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang penilaiannya dilakukan hari ini, Rabu (4/7/18).

“Saat ini kita tengah melakukan pembenahan dan pembinaan BUMDes dalam rangka persiapan penilaian Lomba BUMDes Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” tutur Sekcam Malangke, Andi Muhammad Iqbal, Selasa (3/7/18), di Malangke.

Iqbal mengatakan, lomba BUMDes merupakan momentum yang baik bagi Kecamatan Malangke untuk kemajuan Desa Tandung ke depan. “Saya rasa ini kesempatan yang baik bagi desa Tandung untuk berbicara banyak di ajang ini,” ucapnya. 

Sejauh ini, kata Iqbal, Pengurus BUMDes telah bekerja maksimal dan terus melakukan berbagai upaya dalam menggali kreativitas warga desa. “Kami sebagai pemerintah kecamatan tentu sangat bangga atas apa yang dicapai BUMDes ini,” pungkasnya. (Lh/Drs)


Kepala Desa Takkalala Diduga Buat Laporan Fiktif Pembangunan TK Nur Ilham

Diposkan oleh On 03 Juli with No comments


Malangke, Batarapos, - Kepala Desa Takkalala Nasriyanti, diduga telah melakukan laporan fiktif tentang pencairan dana PAUD TK di Dusun Pamombong desa Takkalala Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara pada penggunaan anggaran ADD akhir tahun 2017.

Dugaan ini menguat dengan adanya foto dari TK desa tolada untuk dijadikan laporan pertanggung jawaban pencairan dana."Kata salah seorang warga.

Salah seorang warga desa Takkalala yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan  bahwa kepala desa Takkalala sudah melakukan laporan fiktif karna untuk melakukan dana pencairan TK yang ada di Dusun Pamombong kecamatan Malangke.

"Kades menyuruh salah seorang aparat mengambil Gambar TK di desa Tolada, dijadikan sebagai laporan pertanggung jawaban pencairan dana untuk TK yang ada di dusun Pamombong desa Takkalala, "ungkapnya. (Drs)


Warga Serbu Operasi Pasar LPG 3 Kg Didua Kecamatan

Diposkan oleh On 22 Juni with No comments


Malangke, Batarapos, - Memasuki hari ketiga operasi pasar yang digelar PT. Pertamina bekerja sama dengan pemerintah daerah Dinas P2KUKM Luwu Utara, dilaksanakan di kecamatan Malangke dan Malangke Barat. Kamis (21/6/18).

Operasi pasar tabung melon atau gas elpiji 3 kg di tempatkan di dua Kecamatan, Kecamatan Malangke dilaksanakan di kantor Camat, Desa Pattimang, Desa Tandung, dan Desa Rampoang.

Dan di Kecamatan Malangke Barat dilaksanakan di halaman kantor Camat Malangke Barat, Lapangan sepak bola dan di Desa Pao. Beberapa titik operasi pasar yang dilaksanakan di dua kecamatan dengan jumlah tabung yang dipersiapkan sebanyak 2.800 tabung gas elpiji 3 kg.


Sekertaris DP2KUKM Luwu Utara Mansur mengatakan dengan adanya operasi pasar yang digelar ini sangat membantu para kaum ibu rumah tangga, yang katanya langka, dan harga pertabung mencapai Rp. 25 hingga Rp. 30 ribu. " Katanya.

Pada operasi pasar tabung gas elpiji 3 kg yang dilaksanakan dihadiri, para Camat, Polsek Malangke dan Malangke Barat serta Kepala bidang Pengawasan dan Perlindungan Konsumen beserta Kepala bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar. (Drs)
Kadus To'Pao Bantah Warganya Tinggal Di Rumah Tak Berdinding !!!

Diposkan oleh On 03 Mei with No comments


Malangke, Batarapos, - Kepala Dusun To'pau Jasmani Desa Tolada mengklarifikasi pemberitaan (1/5/18) kemarin, terkait warganya yang hidup sebatang kara di rumah tak berdinding di kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara. Kamis (3/5/18).

Klarifikasi Kadus To'pao tersebut di sampaikan, Rabu (2/5/18) sore, pada wartawan yang melakukan kunjungan ke rumah Nek lehang (70).

Jasmani mengakui bahwa Nenek lehang memang hidup dalam garis kurang mampu, namun dia tidak tinggal di gubuk tanpa dinding sebagaimana pemberitaan sebelumnya.

"Ia juga menjelaskan bahwa kehidupannya hanya menjajakan jualan di pasar, untuk tempat tinggal sendiri dia hidup bersama keponakannya, dan dia juga menggunakan BPJS". Jelasnya.

Dari hasil pantauan Batarapos, bahwa Nenek Lehang adalah penggunakan BPJS Mandiri yang setiap bulannya Ia bayar, dan pernah menerima bantuan pada tahun 2013 hingga 2015, selebihnya tidak lagi.


Pengakuan Nenek Lehang pada media memang benar adanya, sudah 2 tahun ini tidak lagi menerima bantuan, dan kartu berobat saya bayar tiap bulan. Tidak gratis. "Kata Nenek Lehang. (Drs)
Warga Miskin ini "Ngaku Bosan Dijanji Pemerintah"

Diposkan oleh On 02 Mei with No comments


Malangke, Batarapos, - Seorang warga yang tinggal di Desa Tolada Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara Sulsel, mengaku bahwa sudah bosan dengan janji-janji pemerintah.

Basri (29) warga tidak mampu ini sempat dikunjungi oleh ketua cabang bhayangkari Luwu Utara, Ny. Hana Boy, Selasa kemarin (1/5/18). Saya sudah lama ditinggal mati oleh kedua orang tua dan tinggal bersama saudara di Desa Tolada. "Kata Basri.

Basri mengatakan bahwa saya sudah tiga kali ini di kunjungi oleh dinas dan sampai saat ini, hanya janji yang saya terima, kami sudah didata dan foto bersama, "Jelasnya Kepada media Batara pos.

"Menurutnya, bahkan dinas akan melakukan bedah rumah dan memberikan bantuan seperti BPJS dan raskin tapi sampai saat ini belum ada. "Kata Basri kepada rombongan ibu-ibu Bhayangkari Luwu Utara.

Keluhan Basri membuat ketua cabang bhayangkari tertunduk dan haru, dan bergegas menyerahkan langsung bantuan sembako didampingi rombongan bhayangkari Luwu Utara.

Hana Boy mengatakan bahwa kami hanya mampu memberikan apa adanya semoga bapak Basri bersabar dan tetap sehat untuk bekerja. Semoga yang kami bantu ini dapat meringankan beban bapak."Kata Ketua cabang bhyangkari.(Drs)
Warga Miskin Butuh Bantuan, Bhayangkari Luwu Utara Bantu Sembako

Diposkan oleh On 02 Mei with No comments


Malangke, Batarapos, - Ketua Cabang Bhayangkari Luwu Utara, Ny. Hana Boy bersama rombongan kembali mengunjungi Keluarga tidak mampu di Desa Tolada Kecamatan Malangke. Selasa, (1/5/18).

Nek Lehang, (70) salah satunya tak luput dari perhatian Istri-istri Polri Luwu Utara yang tinggal di Desa Tolada yang hidup sebantang kara tinggal di rumah yang tak berdinding. 

Kehidupan sehari-harinya dengan berjualan di pasar Tolada, untuk memenuhi kebutuhannya, Ia juga tak pernah meresahkan para tetangga, dimatanya  bahwa orang tua yang satu ini bermasyarakat terkadang Ia bercanda.

"Setiap hari Rabu dan Sabtu saya berjualan di pasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya," Ujarnya sambil tersenyum. 

Ia juga mengatakan bahwa sampai saat ini tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah, kalau saya tidak jualan mau makan apa, "Katanya.


Ny. Hana Boy, sangat prihatin dan miris mendengar ucapan Nek Lehang, Hana Boy terharu atas apa yang diceritakannya, dan langsung menyerahkan bantuan berupa sembako bersama rombongan.

"Kami hanya mampu membantu seadanya untuk meringankan beban nek Lehang, dengan harapan semoga pemerintah khususnya instansi terkait lebih memberikan perhatiannya.”Jelas Ny. Hana Boy.(Drs)
Forbik Luwu Utara Bersama Warga Desa Pattimang Gelar Pengajian

Diposkan oleh On 30 April with No comments


Malangke, Batarapos, - Forum Bikers (Forbik) Luwu Utara bersama warga Desa Pattimang menggelar pengajian dan makan bersama dalam rangka jelang bulan suci ramadhan di makam Datuk Pattimang Desa Pattimang. Minggu (29/4/18).

Ketua Forum Bikers (Forbik) Luwu Utara, Syahruddin akrabnya Bang Ucok menjelaskan bahwa kehadiran Forbik bersama masyarakat Desa Pattimang sebagai upaya mendukung dan turut melestarikan budaya leluhur masyarakat.


"Kegiatan ini sangat direspon para rekan-rekan bikers Luwu Utara. Hal ini terlihat saat mereka berbaur bersama masyarakat dan merupakan salah satu program yang dapat diagendakan juga dalam program kerja Wisata Religi Forbik tahun depan. "Kata Ucok.

Turut hadir komunitas HSFCI, YVCI, XOLUT, VOC, CCC, ARCI, BYONIC, AVCI, Luwu Utara MO dan komunitas CMC.

Kegiatan yang rutin digelar tiap tahun ini selain memperkenalkan kepada generasi muda bahwa leluhur Datu Pattimang yang telah menyebarkan agama Islam pertama di Tana Luwu ini, penghargaan dan penghormatannya dengan melalukan Yasinan di Makam Datu Pattimang dan makan bersama sebagai bentuk menjalin tali silaturahim.


"Ini sebagai upaya memperkenalkan tradisi kepada anak-anak dan generasi muda sehingga mereka dapat mengetahuinya sekaligus dapat melestarikannya" kata Kepala Desa Pattimang, Andi Sumarni menambahkan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga malam berturut-turut. (Uc/Drs)
Permintaan Kaki Palsu M. Amin Akan Segera Terwujud

Diposkan oleh On 11 April with No comments


Malangke, Batara Pos
Surat buat bapak Presiden Joko Widodo yang dibuat bocah berusia 14 tahun M. Amin pada tahun 2017 akan membuahkan hasil, melalui Kementrian Sosial Idrus Marham Akan memberikan kaki palsu permintaannya. Rabu (11/04/2018).

M. Amin segera mendapatkan kaki palsu yang Ia minta, Tenaga ahli dan pejabat dari Direktorat Jendral Rehabilitasi Sosial sudah diperintahkan untuk segera ke Kabupaten Luwu Utara, dan menyerahkan langsung kaki palsu permintaan M. Amin dalam siaran pers yang diterima batara pos. Selasa kemarin (10/04/2018).

Idrus Marham dalam siaran persnya mengatakan “bukan cuman kaki palsu, kami juga sudah menyiapkan bantuan berupa, Program Keluarga Harapan (PKH) untuk keluarga M. Amin Syam. "Katanya.

"Semoga bantuan tersebut semakin membuat M.Amin dalam kesehariannya dapat pergaul dengan teman-temannya dan semangat belajarnyapun semakin ditingkatkan. "Terang Idrus Marham dalam siaran persnya.  

Surat yang ditulis M. Amin mendapat respon positif setelah viral di medsos, media online dan cetak, hanya karena Ia meminta kaki palsu dan menyurati Presiden Joko Widodo.

"Surat yang dibuat tahun 2017 lalu membuat viral dan memohon kepada Bapak Presiden untuk memberikan kaki palsu. Karena kaki palsunya terbuat dari kayu dan sudah tidak layak lagi untuk dipakai karena sudah pendek. Isi surat M. Amin kepada Bapak Presiden. (Drs)
Sempat Viral, Pemkab Dan Polres Luwu Utara Temui M. Amin Penyandang Disabilitas

Diposkan oleh On 11 April with 1 comment


Malangke, Batara Pos
M.Amin Syam (14) kini jadi perbincangan warganet. Pasalnya, dalam sebuah video pendek berdurasi 1 menit yang diunggah akun Instagram, Amin menumpahkan segala curhatannya kepada Presiden Joko Widodo. Tidak hanya lewat video, Amin juga curhat lewat tulisan yang ditujukan langsung kepada sang Presiden. Cuma satu permintaan bocah ini, kaki palsu.

“Memohon kepada bapak Presiden untuk memberikan saya sebuah kaki palsu karena kaki palsu saya terbuat dari kayu dan sudah tidak bisa saya pake karena sudah pendek. Tolong pak, saya tidak minta sepeda, saya cuma minta kaki palsu agar saya bisa melanjutkan sekolah dan kelak bisa membahagiakan ibu saya," begitu Amin menulis dalam suratnya seperti yang dilansir Humas Kementerian Sosial RI, Senin (10/4/2018) kemarin.


Informasi ini pun sampai ke telinga Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara. Melalui Dinas Sosial Luwu Utara bersama Kapolres Luwu Utara, Selasa (10/4), langsung melakukan kunjungan di kediaman M. Amin di Desa Tolada Kecamatan Malangke. Kadis Sosial, Besse Andi Pabeangi, mengungkapkan, Amin sebenarnya sudah masuk di dalam daftar penyandang disabilitas yang segera mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

“Kami sudah masukkan di DPA sebanyak 32 penyandang cacat yang akan kami bantu di 2018. Termasuk M. Amin ini. Dari 32 ini, hanya Amin yang kami bantu kaki palsu. Sementara yang lainnya ada tongkat, alat pendengar, kursi roda, dan lain-lain."Kata A. Besse.

Besse mengungkapkan, keluarga bocah SD MI Nurul Hikmah ini segera mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, berupa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). “Ke depan keluarga Amin akan kami masukkan ke dalam bantuan PKH,” ungkapnya. “Insya Allah, besok Tim dari Kementerian Sosial akan datang langsung ke Tolada guna melakukan pengukuran untuk pembuatan kaki palsu sesuai permintaan nanda Amin ini,” sambungnya.

Senada Besse, Kapolres Lutra mengatakan bahwa bantuan kaki palsu untuk Amin sebenarnya sudah dianggarkan di Dinas Sosial. “Bantuan kaki palsu untuk Amin sudah dianggarkan pemerintah di triwulan II, mulai April sampai Juni, tapi ini sudah viral sehingga cepat direspon Kementerian Sosial,” terang Boy yang pada kesempatan itu juga memberikan sejumlah bantuan kepada Amin. (LH/Drs)
Dijemput Motor Vixion, Nirwati Belum Juga Kembali Ke Rumah

Diposkan oleh On 07 April with No comments


Malangke, Batara Pos
Nirwati (24) warga Desa Tokke Kecamatan Malangke, membuat panik keluarganya. Anak dari pasangan Andai dan Lacicu ini pergi dari rumah, sehingga membuat cemas kedua orang tuanya.

Nirwati, meninggalkan rumah sejak minggu 11 Maret 2018 lalu, sampai saat ini belum kembali ke rumah.

“Nirwati meninggalkan rumah, diketahui keluarganya, ada seorang perempuan yang datang menjemputnya menggunakan sepeda motor Vixion, yang tidak di kenalnya. "Kata orang tuanya.

Sarkawi, salah satu keluarga korban saat dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan bahwa orang tua korban sudah mencari kemana-mana bahkan semua keluarga sudah kita hubungi, tapi belum ada kabar, Terangnya kepada batara pos. Sabtu (07/04/2018).

“Selama ini tidak ada permasalahan di rumah, cuman setelah bercerai dengan suaminya, sepertinya ada gangguan jiwa dan kelainan terhadap diri Nirwati sejak bercerai, dia juga tidak pernah di marahi, "Kata Sarkawi.

Pengakuan Sarkawi, bahwa orang tuanya sudah melaporkan hal ini ke Polsek Malangke, mengenai anaknya yang meninggalkan rumah sejak minggu 11 Maret 2018, "sampai saat ini belum diketahui dimana keberadaan anaknya.

Keluarga berharap, jika ditemukan agar menghubungi nomor HP. 081 343 561 169, An Sarkawi. Kepergian Nirwati sudah memasuki hari ke- 28, sampai saat ini belum juga kembali. (Drs)
Dinas Kesehatan Luwu Utara Intenskan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Diposkan oleh On 02 April with No comments


Malangke, Batara Pos
Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara terus intens memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, itu terbukti dengan menggelar pemeriksaan kesehatan masyarakat secara gratis di desa Ladongi Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara. Jumat (30/03/2018) kemarin.

Pemeriksaan kesehatan yang digelar di halaman salah satu rumah milik warga Desa Ladongi tersebut, dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Utara, Ratna Skm, M, Ph, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Syahruni Skm, M. Ph, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Serta seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Luwu Utara melakukan beberapa kriteria pemeriksaan, yakni pemeriksaan hepatitis dan ibu hamil.

"Tujuan kegiatan ini untuk mendeteksi secara dini hepatitis pada ibu hamil,  karna menurut penelitian 2,5 dari persen ibu hamil itu terinfeksi,  kalau ibu hamil terinfeksi  nanti akan dilakukan pencegahan vaksin HBIG. Namun, di Desa Ladongi sendiri sejauh ini tidak ditemukan kasus hepatitis". Kata I Komang Krisna.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Utara Ratna Skm, M.ph mengungkapkan bahwa, Dinas Kesehatan akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. 


"Peran dinas kesehatan itu prepentif, promotif, dan rehabilitatif, namun tidak mengurangi kuratif. jadi bagaimana kita bukan hanya kepada pencegahan penyakit, tapi juga kepada penyembuhan penyakit" jelas Ratna. (Drs)
Ini Yang Dilakukan Kapolres Luwu Utara Terhadap Anak-Anak Di Malangke

Diposkan oleh On 18 Maret with No comments


Malangke, Batara Pos 

AKBP Boy FS Samola melaksanakan Patroli Sambang Desa melakukan silaturrahmi dan mendeklarasikan berita Hoax dan ujaran kebencian kepada warga yang ada didesa khususnya Malangje barat. Sabtu (17/4/2018) kemarin.

Giat patroli sambang ini dilakukan Kapolres Luwu Utara dengan Menyambangi warga di Dusun Ammasangan Desa Pao Kecamatan Malangke Barat yang sedang duduk-duduk di sebuah warung, Hal ini dimanfaatkan sebagai salah satu momen bersilaturahmi bersama dan menjalin keakraban dengan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut di sela-sela pembicaraan, Bripka Subandrio mengajak warganya untuk berperan serta menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungannya, serta memberikan himbauan kamtibmas kepada warga sekitar.

Dan Juga membuat video dalam rangka deklarasi menolak berita bohong/hoax, ujaran kebencian dan anti radikalisme serta mendukung pilkada 2018 dengan damai aman dan tentram. "Ungkapnya

Saat perjalan pulang kapolres melihat anak-anak sedang bermain bola dilapangan Sekitar Pukul 17.30 wita, Ia, menyempatkan diri untuk turun menyapa dan bercengkrama dengan anak-anak, yang sedang main bola.

Dengan tak menyangka kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola langsung menyedorkan bola kaki untuk mereka, dengan senang dan riangnya ketika salah satu dati mereka menerima bola yang diberikan Kapolres. "Kata salah seorang anak. 

Terima kasih banyak pak, bola ini sudah tua dan juga sudah bocor  sekali lagi kami berterima kasih kepada bapak kapolres Luwu Utara," Ucapnya. (Drs)