Baca Juga :
LUTIM, Batarapos.com, -- Untuk mendukung kelancaran akses transportasi masyarakat yang nyaman dan aman khusus di rute penyeberangan Sorowako-Nuha, maka Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XIX Sulawesi Selatan dan Barat Ditjen Perhubungan Darat telah mengalokasikan anggaran untuk menyiapkan kapal Feri untuk melayani masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor BPTD wilayah XIX Sulawesi Selatan dan Barat Ditjen Perhubungan Darat, Benny Yusuf Nurdin, saat kunjungan kerja bersama Komisi V DPR RI di Pelabuhan Sorowako dan Pelabuhan Timampu Kabupaten Luwu Timur, Jumat (7/9/18).
Menurut Benny, meskipun ada kapal penyeberangan yang telah melayani masyarakat saat ini, namun belum didukung layanan keamanan yang sesuai standar. "Anggaran untuk menyiapkan satu unit kapal Feri rute Sorowako-Nuha ini sudah dialokasikan untuk tahun depan," katanya.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ibnu Munzir mengatakan, sangat mendukung rencana untuk pelayanan satu unit kapal Feri rute Sorowako-Nuha tahun 2019 mendatang, bahkan pihaknya juga mendesak agar dialokasikan lagi satu unit kapal Feri untuk dipelabuhan Timampu dianggaran perubahan.
"Pelayanan kapal Feri ini sangat vital untuk menggerakkan ekonomi masyarakat karena merupakan satu-satunya akses yang paling cepat menghubungkan Luwu Timur dan wilayah perbatasan seperti Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara," jelasnya.
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, berharap kunjungan kerja ini dapat menghasilkan manfaat positif bagi masyarakat. Apalagi memang belum ada kapal yang memenuhi standar kelayakan dan aman untuk masyarakat.
"Terima kasih atas kunjungan kerja bapak anggota Komisi V dan para Ditjen di wilayah kami. Kami berharap semoga bantuan kapal Feri ini bisa segera diwujudkan untuk melayani kebutuhan masyarakat," jelasnya.
Selain memantau dua pelabuhan, Rombongan Komisi V DPR RI dan beberapa perwakilan Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian PUPR juga memantau akses jalan beton wilayah Mahalona yang belum rampung.
Anggota Komisi V DPR RI, Bahrun Daido, berharap agar akses jalan masuk untuk warga transmigrasi di Mahalona bisa segera di rampungkan mengingat kurang lebih enam kilo lagi jalan tersebut sudah sampai dipemukiman. Termasuk juga perbaikan akses jalan di dalam wilayah Mahalona.
"Saya minta ini diperhatikan. Kebutuhan masyarakat akan jalan ini sangat penting. Apalagi wilayah Mahalona ini salah satu pemasok lada," tambahnya.
Dalam Kunker itu, Wakil Bupati Luwu Timur menerima rombongan bersama Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam, Kadis Perhubungan, Andi Makkaraka, Kadis Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi, Firnandus Ali dan Plt. Kadis PU, Dohri As'ari. (hms/ikp/kominfo)