Baca Juga :
Desa Lampenai salah satu Desa wilaya terluas di Kecamatan Wotu, yang mana Desa ini di dominasi oleh masyarakat petani (sawah), Desa ini juga disebut-sebut sebagai Desa penghasil beras berkulitas sehingga luas hamparan sawah di desa ini mencapai ratusan hektar terkhusus di 2 Dusun.
Melihat kondisi akses petani yang sulit, Kepala Desa Lampenai (M.Saenal Bachri) prioritaskan anggaran Dana Desa terhadap perbaikan jalan tani sebagai akses penunjang peningkatan hasil petani dan pengurangan biaya transpotasi.
Sebagaimana yang berlangsung di Dusun Sumbernyiur, Desa Lampenai, M.Saenal beserta tokoh masyarakat dengan kesepakatan bersama, menganggarkan pengkrikilan jalan tani salassa dengan nominal anggaran melalui Dana Desa Tahap I tahun 2017, sebesar Rp.60.000.000,- yang kini telah di nikmati masyarakat, selain berfungsi sebagai jalan tani, jalan ini juga berfungsi sebagai akses penghubung Desa yakni Desa Tarengge dan Desa Madani kecamatan Wotu.
M.Saenal juga menambahkan jika, Dana Desa tahun 2018 kedepan akan terus di prioritaskan terhadap akses maupun kebutuhan lain petani, bercermin pada pengeluaran transportasi hasil petani yang begitu tinggi karena kendala akses yang sulit di tempuh oleh para pedagang.
“Kedepannya kita akan terus prioritaskan kebutuhan petani, terutama terhadap akses, bayangkan saja kalau sebelum ada perbaikan atau pembangunan akses, para petani harus mengeluarkan uang transportasi hasil panen sampai 30-an ribu/karungnya untuk mencapai poros Desa, dengan adanya pembangunan akses ini, masyarakat petani bisa menghemat biaya sampai 50% karena truck pedagang bisa langsung menjemput hasil panen sampai ke area persawahan” kata M.Saenal
Ditempat terpisah, masyarakat yang juga sehari-harinya melalui jalan tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah khususnya pemerintah Desa Lampenai, menurutnya sudah puluhan tahun ia dan keluarganya dengan sulit melalui jalan ini, namun dengan adanya kesigapan Kepala Desa menganggarkan perbaikan jalan ini sehingga dengan mudah di lalui.
“Terima kasih kepada pemerintah Desa Lampenai karena memperbaiki jalan kami, sudah puluhan tahun saya menderita lewati jalan ini karena saya tinggal bikin rumah di lokasi persawahan, baru kali ini jalan tani sebagus ini” ungkap Agus Pare (A.Apr)


