Baca Juga :
WOTU, BTRpos
Sehari sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan, Masjid Raya Desa Madani menjadi sasaran para pencuri, alhasil pelaku membawa kabur Alat electronik Masjid berupa Amplifier beserta micropone dan alat lainnya, yang mengakibatkan para pengurus Masjid harus kelabakan dalam penyediaan Alat tersebut jelang Ramadhan.
Kini giliran rumah Sekretaris Desa (Sekdes) Maramba (Jamilin) yang menjadi sasaran para pencuri, dimana pelaku juga sempat membawa kabur Laptop Desa beserta berkas-berkas laporan Desa dan sebilah parang panjang, pasalnya saat kejadian Laptop beserta berkas Desa berada satu dalam tas kerja Sekdes.
Saat kejadian diperkirakan sekitar pukul.02.30.wita dini hari kamis (9/6/16), pelaku sempat membobol ventilasi/jendela rumah bagian depan (ruang tamu) namun karena jendela tersebut terdapat rang besi akhirnya aksi pelaku terhenti dan melanjutkan mencungkil jendela di bagian belakang rumah, aksi pelaku berhasil dan masuk melalui jendela tersebut serta berhasil membawa Laptop dan parang, aksi pelaku tak berlangsung lama, pasalnya saat kejadian terdengar suara gaduh dari arah atap rumah yang rupanya se-ekor kucing terpeleset di bagian plapon rumah, saat itu juga istri Sekdes sontak terbangun dari tidurnya dan langsung melihat kondisi jendela yang sudah terbuka dan di alasi sendal.
Istri Sekdes yang terbangun sempat melihat para pelaku namun tidak begitu jelas, sesuai keterangannya kepada Batarapos “saya terbangun karena suara gaduh itu, apalagi mau sahur, saya sempat melihat pelaku sebanyak dua orang mengendarai motor Matic, namun warnanya tidak jelas karena sudah di jalan saat saya liati, mereka kabur mengarah ke kota wotu, atau arah jalur Dusun Sumbernyiur” terangnya
Pasca kejadian Sekdes Maramba (Jamilin) mencoba menghubungi/melaporkan ke aparat Polsek Wotu melalui via Handpone, berselang beberapa waktu aparat Polsek Wotu tiba di Tempat Kejadian, sembari melakukan olah TKP petugas menemukan Helmet dan dua pasang sendal pelaku yang tertinggal saat kejadian, diduga karena takut kepergok, pelaku akhirnya tidak sempat membawa Helmet dan sendalnya, hanya berhasil membawa Laptop dan sebilah parang, dan juga jika dilihat dari jejak halaman rumah, ternyata pelaku sempat memarkir motornya dihalaman rumah tepatnya samping teras rumah. (Red...HS)
Sehari sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan, Masjid Raya Desa Madani menjadi sasaran para pencuri, alhasil pelaku membawa kabur Alat electronik Masjid berupa Amplifier beserta micropone dan alat lainnya, yang mengakibatkan para pengurus Masjid harus kelabakan dalam penyediaan Alat tersebut jelang Ramadhan.
Kini giliran rumah Sekretaris Desa (Sekdes) Maramba (Jamilin) yang menjadi sasaran para pencuri, dimana pelaku juga sempat membawa kabur Laptop Desa beserta berkas-berkas laporan Desa dan sebilah parang panjang, pasalnya saat kejadian Laptop beserta berkas Desa berada satu dalam tas kerja Sekdes.
Saat kejadian diperkirakan sekitar pukul.02.30.wita dini hari kamis (9/6/16), pelaku sempat membobol ventilasi/jendela rumah bagian depan (ruang tamu) namun karena jendela tersebut terdapat rang besi akhirnya aksi pelaku terhenti dan melanjutkan mencungkil jendela di bagian belakang rumah, aksi pelaku berhasil dan masuk melalui jendela tersebut serta berhasil membawa Laptop dan parang, aksi pelaku tak berlangsung lama, pasalnya saat kejadian terdengar suara gaduh dari arah atap rumah yang rupanya se-ekor kucing terpeleset di bagian plapon rumah, saat itu juga istri Sekdes sontak terbangun dari tidurnya dan langsung melihat kondisi jendela yang sudah terbuka dan di alasi sendal.
Istri Sekdes yang terbangun sempat melihat para pelaku namun tidak begitu jelas, sesuai keterangannya kepada Batarapos “saya terbangun karena suara gaduh itu, apalagi mau sahur, saya sempat melihat pelaku sebanyak dua orang mengendarai motor Matic, namun warnanya tidak jelas karena sudah di jalan saat saya liati, mereka kabur mengarah ke kota wotu, atau arah jalur Dusun Sumbernyiur” terangnya
Pasca kejadian Sekdes Maramba (Jamilin) mencoba menghubungi/melaporkan ke aparat Polsek Wotu melalui via Handpone, berselang beberapa waktu aparat Polsek Wotu tiba di Tempat Kejadian, sembari melakukan olah TKP petugas menemukan Helmet dan dua pasang sendal pelaku yang tertinggal saat kejadian, diduga karena takut kepergok, pelaku akhirnya tidak sempat membawa Helmet dan sendalnya, hanya berhasil membawa Laptop dan sebilah parang, dan juga jika dilihat dari jejak halaman rumah, ternyata pelaku sempat memarkir motornya dihalaman rumah tepatnya samping teras rumah. (Red...HS)


