Masamba. Batara pos
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Utara bakal menerapkan beberapa program unggulan pada 2018 mendatang. Setelah sukses pada program perekaman dan pencetakan e-KTP langsung di kecamatan seko tahun 2017,
Baca Juga :
“Tahap pertama tahun ini kita melakukan perekaman sekaligus penerbitan e-KTP langsung di kecamatan. Insya Allah, tahun 2018 mendatang ada beberapa program unggulan yang akan kita terapkan dalam rangka mempercepat pelayanan administrasi kependudukan di Luwu Utara,” ungkap Kadis Dukcapil, Mas’ud Masse, kepada batarapos.com diruang kerjanya.
“Tapi ini juga membutuhkan dukungan dari Pemerinth daerah dan DPRD kabupaten Luwu Utara, untuk menyiapkan sarana,itu didukung, maka pertengahan 2018 mendatang kita akan lakukan pencetakan e-KTP dan KK sekaligus di kecamatan. Kenapa ini kita lakukan, karena kami ingin mendekatkan pelayanan di seluruh kecamatan, kabupaten Luwu Utara. "terang Mas’ud.
Bukan itu saja. Dukcapil berencana akan menerapkan program Nasional Kartu Identitas Anak (KIA) yang fungsinya kurang lebih sama dengan KTP. KIA ini, kata Mahfud, sasarannya adalah anak usia di bawah 16 tahun. Baru dua daerah yang menerapkan program KIA ini, dan kami mau menjadi daerah ketiga yang menerapkannya."Kata mas'ud
Selain KIA, pihaknya juga akan menerapkan pelayanan terintegrasi yang dinamakan two in one (sekali bermohon dua dilayani), three in one (sekali bermohon tiga dilayani) dan four in one (sekali bermohon empat dilayani). Pelayanan tersebut sebenarnya sudah diujicobakan, tapi kata Mas’ud, baru akan diterapkan secara resmi pada 2018 mendatang.
“Kita sudah mulai mencoba pelayanan terintegrasi ini dan sudah sebulan kita uji cobakan,” ungkap Mas’ud.
Masih belum cukup, Dukcapil juga berencana menerapkan pelayanan via SMS. Di mana pelayanan ini, seluruh proses pelayanan bakal selesai dalam sehari. Artinya tidak ada lagi pelayanan administrasi kependudukan yang bermalam. “Kalau ada masyarakat yang ingin bikin dokumen kependudukan bisa lewat SMS saja, kami tinggal menindaklanjutinya dengan menginput data yang mereka laporkan lewat SMS,” jelas Mas’ud.
“Saya ingin sedikit sentuhan perubahan. Saya kasi tahu teman-teman saya di sini, saatnya kita gerakkan percepatan pelayanan. Tapi semua ini bisa jalan jika didukung semua stakeholder yang ada,” pungkas Mas’ud seraya menambahkan bahwa seluruh program percepatan pelayanan akan di-launching pada 2018 mendatang (Lh/Drs)