Baca Juga :
TOWUTI, BTRpos
perayaan Hari Jadi ke-1 Desa se-Mahalona yang sebelumnya akan dilangsungkan pada tanggal 9 November tahun 2016 lalu, namun karena hal lain sehingga perayaan tersebut baru terlaksana pagi hingga siang tadi Rabu (18/1/17), tepatnya di lapangan sepak Bola Desa Mahalona Raya atau yang lebih dikenal dengan sebutan kampung Lampesue.
Acara yang berlangsung semarak ini dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, ketua DPRD Luwu timur, Ketua PKK Kab. Luwu Timur, para SKPD, para Kepala Desa se-Kec. Towuti, dan masyarakat ke-5 Desa di Mahalona.
Dalam Sambutan Bupati Luwu Timur Ir.H.Muh.Thorig Husler, menegaskan jika tahun 2017 ini akan dilakukan pemekaran Kecamatan Towuti, kesepakatan bersama masyarakat dan pemerintah, sebagai Kecamatan Mahalona Raya, Husler juga kembali menjelaskan terkait visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur terkait bantuan mahasiswa, ia menegaskan jika program tersebut tetap ada namun hanya berganti, dikarenakan bertentangan dengan aturan baru, yang kini Anggaran sebesar 13.M tersebut akan tetap disalurkan, namun tidak lagi berupa bantuan semester akan tetapi merupakan bantuan siswa berprestasi dan kurang mampu.
Ia juga menyinggung terkait anggaran pembangunan tahun 2017 yang akan direalisasikan di Mahalona yakni sebesar 2.M lebih, dari 14 paket kegiatan.
"insya allah tahun ini Kecamatan ini kita mekarkan, dan kembali saya sampikan terkait batuan semester Mahasiswa yang kini menjadi sorotan medsos, bukan program ini dibatalkan tetapi tetap ada, hanya karena aturan yang bertentangan, anggaran tetap ada kita alokasikan di bantuan siswa berprestasi dan siswa kurang mampu, terkhusus kepala Desa terkait Randis (mobil) sudah ada 11 unit tinggal pembagiannnya nanti diatur desa mana yang layak mendapatkan" jelas husler (Lap..Mul/Swl)
perayaan Hari Jadi ke-1 Desa se-Mahalona yang sebelumnya akan dilangsungkan pada tanggal 9 November tahun 2016 lalu, namun karena hal lain sehingga perayaan tersebut baru terlaksana pagi hingga siang tadi Rabu (18/1/17), tepatnya di lapangan sepak Bola Desa Mahalona Raya atau yang lebih dikenal dengan sebutan kampung Lampesue.
Acara yang berlangsung semarak ini dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, ketua DPRD Luwu timur, Ketua PKK Kab. Luwu Timur, para SKPD, para Kepala Desa se-Kec. Towuti, dan masyarakat ke-5 Desa di Mahalona.
Dalam Sambutan Bupati Luwu Timur Ir.H.Muh.Thorig Husler, menegaskan jika tahun 2017 ini akan dilakukan pemekaran Kecamatan Towuti, kesepakatan bersama masyarakat dan pemerintah, sebagai Kecamatan Mahalona Raya, Husler juga kembali menjelaskan terkait visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur terkait bantuan mahasiswa, ia menegaskan jika program tersebut tetap ada namun hanya berganti, dikarenakan bertentangan dengan aturan baru, yang kini Anggaran sebesar 13.M tersebut akan tetap disalurkan, namun tidak lagi berupa bantuan semester akan tetapi merupakan bantuan siswa berprestasi dan kurang mampu.
Ia juga menyinggung terkait anggaran pembangunan tahun 2017 yang akan direalisasikan di Mahalona yakni sebesar 2.M lebih, dari 14 paket kegiatan.
"insya allah tahun ini Kecamatan ini kita mekarkan, dan kembali saya sampikan terkait batuan semester Mahasiswa yang kini menjadi sorotan medsos, bukan program ini dibatalkan tetapi tetap ada, hanya karena aturan yang bertentangan, anggaran tetap ada kita alokasikan di bantuan siswa berprestasi dan siswa kurang mampu, terkhusus kepala Desa terkait Randis (mobil) sudah ada 11 unit tinggal pembagiannnya nanti diatur desa mana yang layak mendapatkan" jelas husler (Lap..Mul/Swl)


