Mangkutana - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


Gandeng Mitra Kerja, DP2KB Lutim Gelar Baksos Pelayanan KB

Diposkan oleh On 27 Juli with No comments


Mangkutana, Batarapos.com - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur menggelar Bakti Sosial pelayanan KB bersama mitra kerjanya dari TNI Manunggal Bhayangkari KB Kesehatan, yang dipusatkan di Desa Sindu Agung, Kecamatan Mangkutana, Jumat (26/7/19).

Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB), Rapiuddin Thahir. Turut hadir perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Wardihan bersama tim yang juga memantau langsung memonitoring pembinaan terpadu KB/KR di Kabupaten Luwu Timur.

"Baksos ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan reproduksi serta meningkatkan jumlah peserta KB metode jangka panjang serta meningkatkan koordinasi antara pengelola program KB dalam upaya meningkatkan pelayanan KB," kata Rapiuddin.


Menurutnya, Baksos ini rutin dilakukan setiap tahun dengan memberikan pelayanan KB gratis, juga di manfaatkan untuk sosialisasi program KB di masyarakat dengan melibatkan mitra kerja terkait seperti Dinas Kesehatan, TNI dan Bhayangkari.


Baksos Pelayanan KB gratis ini juga dilakukan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-67. (hms/ikp/kominfo)
Video : Pasca Pecat Aparatnya, Kantor Desa Wonorejo Tampak Sepi

Diposkan oleh On 18 Juli with No comments


Luwu Timur, batarapos.com - Pertama di Luwu Timur, Kepala Desa memecat empat orang aparatnya sekaligus, hal ini terjadi di Desa Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Tak hanya itu, Kades juga mengajukan nama Sekdesnya untuk dipecat, namun Camat mempertahankan, Sekdes merasa sudah tidak diinginkan lagi oleh Kades sehingga resmi mengundurkan diri.

Desa Wonorejo saat ini kehilangan lima orang aparatnya, hal tersebut berimbas pada pelayanan masyarakat di Desa.

Pantauan batarapos.com, pagi tadi, Kamis (18/7/19), kantor Desa tampak sepi dari aktivitas pelayanan, hanya terdapat empat orang termasuk Kades berada di Kantor Desa.

Beberapa ruang kerja aparat juga tertutup rapat, termasuk ruang kerja Sekdes.

"Bisa-bisa nanti ini Kator Desa vakum, kalau seperti ini, harus segera diselesaikan persoalannya ini, kasihan masyarakat yang akan butuh pelayanan," kata Ketua Komisi I DPRD, (Drs. H. M. Sarkawi A. Hamid) selaku Komisi yang membidangi Desa. (HS).


Antusias Siswa SD 160 Sidotepung, Dihari Pertama Masuk Sekolah

Diposkan oleh On 15 Juli with No comments


Mangkutana, Batarapos.com – Selepas libur panjang bagi para siswa, mereka kembali mengenyam pendidikan di bangku Sekolah pada tahun ajaran baru 2019, seperti Sekolah SD 160 Sidotepung, Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, kembali masuk hari ini, Senin (15/7/19).

    Hari ini merupakan hari pertama masuk Sekolah bagi para siswa, mulai dari jenjang TK hingga SMA untuk tahun ajaran 2019-2020.

    Antusias sejumlah anak saling berebut kursi memilih tempat duduk mereka masing-masing.
 

    Hari pertama masuk sekolah banyak orang tua yang mengantarkan putra-putrinya masuk Sekolah.

    "Ya diantar, karena hari ini hari pertama masuk Sekolah, setelah dua Minggu lamanya berlibur. Anak-anak masih malu makanya minta diantar,” ungkap salah satu orang tua murid.

    Para orang tua berharap anak-anaknya belajar dengan sungguh-sungguh, bisa menjadi kebanggaan bagi orang tua serta bisa menjadi generasi yang baik dan terdidik. (Mus)


HUT Bhayangkara ke-73, Husler Teken Deklarasi Anti Kekerasan dan Kerusuhan

Diposkan oleh On 10 Juli with No comments


Mangkutana, Batarapos.com - Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler, menghadiri upacara puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di lapangan Kapolsek Mangkutana, Rabu (10/7/19) pagi.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang juga turut dihadiri segenap unsur Forkopimda. Upacara itu mengangkat tema ”Dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara“.


Selain Bupati Luwu Timur beserta seluruh jajaran, tampak pula, Pabung Luwu Timur, Suparman, para Danramil se- Lutim, Anggota DPRD Luwu Timur, Kejari Luwu Timur, Yohannes Avilla Agus Awanto Putra, Ketua Pengadilan Negeri Luwu Timur, Khairul, Bhayangkari dan Persit beserta tamu undangan lainnya.


Dalam kesempatan itu, atas nama pribadi dan jajaran Pemerintahan, Husler mengucapkan selamat memperingati Hari Jadi Bhayangkara ke-73 kepada Kapolres dan seluruh personil Polres Luwu Timur.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-73. Semoga Polri Semakin Jaya, dengan semangat Promoter pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa dan Negara,” kata Husler.


Pada kesempatan itu, Husler juga menyampaikan, Pemerintah daerah selalu siap membangun kerjasama yang baik dengan Polres Luwu Timur. Sebab, menurut Husler, sinergitas antar lembaga dan institusi di daerah sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan.

Harapannya kepada Polri, semoga sebagai mitra Pemerintahan dan masyarakat, Polri dapat terus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, karena kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat sangat diharapkan.
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan selalu siap mendukung Kepolisian dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat,” tegas Husler.


Selain itu, Husler juga mengapresiasi tugas-tugas besar yang telah dilaksanakan Polri, mulai dari pengamanan rangkaian tahapan Pileg dan Pilpres 2019 sampai selesai.

Usai upacara, juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Anti Kekerasan dan Kerusuhan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 bersama para undangan. (hms/ikp/kominfo)

Wakapolres Luwu Timur Pantau Persiapan HUT Bhayangkara Ke-73

Diposkan oleh On 08 Juli with No comments


Luwu Timur - Jelang HUT Bhayangkara ke 73, Wakapolres Luwu Timur (Kompol. Abdul Rachim) berkunjung ke Mapolsek Mangkutana, pagi Tadi, Senin (8/7/19).

    Kunjungangan orang nomor dua dijajaran Polres Luwu Timur ini dalam rangka pemantauan persiapan HUT Bhayangkara sekaligus gladi.

    Untuk tahun 2019 ini, HUT Bhayangkara dipusatkan di Polsek Mangkutana, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, yang dilaksanakan di Polres Luwu Timur.

    "Kita melaksanakan gladi ini untuk memaksimalkan pelaksanaan upacara nantinya, kemungkinan besok kami lakukan lagi, sehingga apa yang kita rencanakan berjalan lancar sesuai harapan" Ungkap Abdul Rachim.


    Kegiatan ini diikuti beberapa personil gabungan Polres Luwu Timur, dan para Kapolsek, diantaranya, Kabag Ops (Kompol. Muh Rifai), Kasat Binmasv(AKP. M. Idris, SH), Kasubag Bin Ops (AKP. Abdul Adnan, SH), Kasubbag REN (AKP. M. Wemben), Kapolsek Nangkutana ( AKP. Moh. Jamal Ansar), Kapolsek Wasuponda (Iptu. Agusman, SH), kapolsek Towuti( Iptu. Eli Kendek, SH). (Mus).


Sidiq Purnomo, Sosok Petani Muda Berprestasi Dari Luwu Timur

Diposkan oleh On 06 Juli with No comments


Mangkutana, Batarapos.com - Yang muda, yang kreatif. Masih berusia 34 tahun, berasal dari Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, pernah menjalani profesi sebagai Polisi Pamong Praja, kemudian memutuskan berhenti lalu banting setir menjadi petani dengan memanfaatkan teknologi internet untuk mengakses berbagai informasi terkait dunia pertanian serta menerapkannya dalam mengelola lahan seluas 3 Ha miliknya menggunakan pola pertanian terpadu. Hasilnya, sekarang ia telah sukses sebagai petani sekaligus menjadi juara I petani muda berprestasi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.


Dia adalah Sidiq Purnomo, anak muda kelahiran Margolembo, 02 Agustus 1985 saat ini telah menjadi seorang petani muda yang sukses dan kreatif bahkan menjabat sebagai ketua kelompok tani Usaha Makmur II sekaligus juga sekretaris Gapoktan Mekar Jaya, Kecamatan Mangkutana. Sidiq Purnomo juga  menjadi seorang motivator budi daya Padi organik di Luwu Timur.

Sejatinya, menggeluti dunia pertanian bukanlah hal baru bagi Nomo, sapaan akrab Sidiq Purnomo. Sejak masih bersekolah, Nomo sudah terbiasa bertani sekalipun waktu itu masih sebatas membantu kedua orang tuanya. Nanti setelah Nomo memutuskan berhenti dari profesinya sebagai seorang Satpol PP di Kabupaten Luwu Timur Tahun 2014 lalu, barulah Nomo betul-betul serius menggeluti dunia pertanian hingga saat ini.


Ini sangat ironi, disaat orang muda kebanyakan di luaran sana seusia Nomo ingin meniti karir di dunia lain, Nomo justru memilih menjadi seorang petani. Alasan mantan Security PT. Maharani Syam ini cukup sederhana, dunia pertanian memiliki prospek yang bagus asalkan digeluti dengan serius.

Hal ini dibuktikan Nomo, ketika Kabupaten Luwu Timur gencar melakukan program pengembangan Pertanian berkelanjutan, dimana Nomo pun turut menjadi pelaku dengan mengembangkan POLA PERTANIAN TERPADU. Pekarangan dan lahan yang dimilikinya dikelola sehingga antara komponen yang satu dengan yang lainnya saling mendukung.


Lahan persawahan miliknya digunakan untuk budidaya padi dengan teknologi SRI Organik, dengan menggunakan bahan organik yang diolahnya sendiri menggunakan bahan baku yang diperolehnya dari pengembangan ternak ayam petelur, kambing, itik dan sapi. Nomo juga terlibat aktif menjadi pelaku dan pendukung pengembangan Pertanian Berkelanjutan kerjasama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan PT. Vale.


Pola pengembangan pertanian terpadu yang dilakukannya menjadi sumber pendapatan bagi Nomo sekaligus menjadi sumber konsumsi pangan yang bergizi dan aman bagi keluarganya. Dengan harapan, apa yang dilakukannya dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya yang selama ini beranggapan bahwa menjadi petani adalah pilihan yang salah dan tidak menjanjikan bagi masa depan. Selain itu, membuat pupuk organic dengan bahan yang ada disekitarnya, adalah salah satu diantara beberapa kemampuan yang dimiliki oleh Nomo.


Kegemaran Nomo mengakses informasi dan teknologi melalui jaringan internet, serta kemampuannya mengoperasikan computer menjadi daya dukung baginya dalam pengembangan pengetahuan, sehingga dengan motivasi dan semangat yang dimiliki membuat Nomo menjadi petani muda yang sukses dan tak pernah takut, tak pernah berhenti melakukan inovasi dalam dunia pertanian. Baginya, menjadi Petani adalah kebanggaan karena petani adalah pejuang pangan. Nomo selalu berkata : “ ingin sukses…?? Mari menjadi petani “, Bravo buat Nomo. (ikp/Kominfo)

Profile Sidiq Purnomo :

Nama : Sidiq Purnomo
\
Tempat/Tgl Lahir  : Margolembo, 02 Agustus 1985

Alamat  :  Desa Sindu Agung, Kec.Mangkutana Kab. Luwu Timur

Facebook  :  Ashdeeq Poernomo

Pendidikan   :  SLTA\

Luas Lahan  :  3 Ha

Jenis Usaha  :  Pertanian Terpadu Berkelanjutan. 

Gotong Royong Angkat Rumah, Masyarakat Sindu Agung Menjaga Tradisi Leluhur

Diposkan oleh On 02 Juli with No comments


Mangkutana, Batarapos.com – Gotong royong telah lama mengakar dalam masyarakat Sulawesi Selatan, seperti yang dilakukan masyarakat Desa Sindu Agung, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, pagi tadi. Selasa (2/7/19).

Masyarakat Sindu Agung masih mempertahankan tradisi  angkat rumah yang dilakukan berama - ramai. Dan teradisi ini sudah berlangsung turun - temurun. Warga yang hendak memindahkan rumahnya akan dibantu oleh warga sekitar dengan sukarela.

"Ketika ada warga yang akan memindahkan rumahnya, sebaiknya menyampaikan ke Kepala Dusun, agar menyampaikan kepada masyarakat, dan masyarakatpun akan datang berbondong - bondong untuk membantu," jelas Aris mantan kepala desa Sindu Agung.


Warga merasa senang dan beramai - ramai memindahkan rumah. Awalnya bambu - bambu diikat  dimasing - masing tiang rumah untuk mempermudah mengangkatnya. Kemudian bambu tersebut dipanggul bersama - sama ke lokasi baru.

"Senang dan bangga karena kekompakan warga untuk saling membantu Gotong Omah ini, kegiatan ini  sangat direspon oleh masyarakat. Bila ada kegiatan sperti ini, masyarakat pun antusias untuk membantu," jelas salah seorang warga.


Semoga tradisi ini tetap terus berjalan dan dipertahankan oleh  masyarakat, agar masyarakat bisa menjalin silatuhrahmi dan menjaga kekompakan antar warga. (Mus)