Baca Juga :
Seko, Batara Pos
Masyarakat Seko kembali diresahkan dengan adanya jalan baru sepanjang jalan Trans Sulawesi Limbong - Seko melalui jalan darat di empat titik hingga sampai di Kecamatan Seko Kabupaten Luwu Utara. Rabu (14/02/2018).
“Jalan alternatif yang dibuat oleh masyarakat setempat menyerupai jembatan terbuat dari batang kayu dengan pijakan untuk memudahkan pengendara, melalui lintasan tersebut."Jelas Mirsan.
“Dengan melewati jembatan tersebut harus merogoh kocek sebesar Rp.20.000,- , siapapun yang hendak melintas diatas jembatan, sebab kondisi jalan yang sudah ada tidak dapat di lalui lagi akibat hancurnya badan jalan. "Kata Tukang Ojek Lintas Seko Mirsan kepada Batarapos.
“Dengan adanya jalan yang dibuat warga memudahkan para tukang ojek melintas diatasnya, cuman sangat disayangkan setiap melalui jalan jembatan tersebut diharuskan membayar 20 Ribu rupiah,"Cetus Mirsan.
“Dan sepanjang jalan Limbong-Seko ada empat titik jembatan buatan masyarakat, yang harus dilalui jadi setiap melintas kita wajib membayar sebesar Rp.160.000,- dengan empat titik jembatan pulang pergi Limbong-Seko. "Terangnya.
Diketahui pada tahun 2017 lalu kementrian PUPR Bersama rombongan yang didampingi Kepala dinas PU kabupaten Luwu Utara, sebelumnya menyerahkan bantuan pemeliharaan jalan Trans Sulawesi, Sabbang - Seko sebesar 2 Milyar Rupiah.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyerahkan bantuan yang sama kepada pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara sebesar 24 Milyar Rupiah baru-baru ini pada kegiatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) dan Hari Jadi Luwu di lapangan taman siswa. (Drs)