Baca Juga :
Baebunta. Btr pos
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Utara bekerja sama dengan Puskesmas Baebunta, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pemulung yang ada di sekitaran lokasi Tempat Proses Akhir (TPA) sampah di desa meli Kecamatan Baebunta, kabupaten Luwu Utara. Selasa (6/6/17).
Untuk tahap awal, 15 pemulung diperiksa kesehatannya. Dan rencananya akan dilakukan secara berkala. “Mereka ini bekerja mempertaruhkan nyawa. Olehnya itu, kewajiban kita untuk selalu melakukan pemeriksaan kesehatan kepada mereka. Dan untuk saat ini, kita memeriksa 15 pemulung,” ujar Sekretaris DLH, Juardi, di sela-sela pemeriksaan.
Juardi juga mengatakan, pemeriksaan terhadap pemulung lainnya akan dilakukan secara berkala, apakah sebulan sekali atau tiga bulan sekali. “Kita ada rencana melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap mereka.
Apakah itu sebulan sekali atau per triwulan, kita akan bicarakan lebih lanjut,” ungkap Juardi Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup.
Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan, Marthina Lapuk SKM, mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, penyakit gata-gatal adalah penyakit yang paling banyak diderita. Dari 15 pemulung, ada 7 pemulung yang menderita gata-gatal. Sisanya ada yang kena penyakit kulit, bisul, sakit kepala, dan asam urat, bahkan ada satu pemulung yang tertusuk duri di bagian telapak kakinya, tapi belum pernah berobat karena tidak punya biaya.
“Mereka rata-rata terkena gatal-gatal, sisanya ada yang kena penyakit kulit, bisul, pusing-pusing, asam urat, dan ada satu yang tertusuk duri sawit dan sudah setahun belum dia periksa ke dokter. Khawatirnya tetanus, itu bahaya,” ungkap Marthina
Mencoba mendeskripsikan penyakit para pemulung. Mereka yag sudah diperiksa, lanjut Marthina, akan diberi obat. “Hari ini kita periksa, sudah itu kita akan kasi obatnya.,”Jelas Marthina. (Hms/Drs).


