Baca Juga :
WOTU, BTRpos
Laka-lantas yang terjadi tepatnya di perempatan Desa Lampenai Kec. Wotu, melibatkan kendaraan roda dua (motor) dan kendaraan roda empat (Mobil) senin (28/11/16). Sekitar pukul 16.00. wita sore tadi.
Diketahui kendaraan motor yang dikendarai Zulkifli alias Benjo dan rekannya melintas di perempatan Desa Lampenai, tiba-tiba mobil Daihatsu Terios dari arah Desa Tarengge Dengan kecepatan tinggi, menghantam knalpot yang menyebabkan korban tabrak terjatuh dan terpental di aspal, yang menyebabkan rekan Zulkifli mengalami patah tulang dibagian kaki, sembari di larikan ke RSUD I Lagaligo, sementara pelaku tabrak karena panik akhirnya melarikan diri yang saat itu belum ditemukan, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Mapolsek Wotu.
Setelah se-jam melaporkan ke Mapolsek Wotu sekitar pukul. 17.00, merasa tidak direspon akhirnya korban langsung mengumpilkan sekitar 50-an orang massa di pertigaan jalur dua RSUD I Lagaligo, dengan maksud menahan semua kendaraan Roda empat yang melintas, yang mengakibatkan arus lalu lintas sejenak terhambat.
Dari aksi unjuk rasa tersebut, mengakibatkan satu unit Kijang Innova mendapat lemparan batu dibagian pintu belakang hingga lecet, pasalnya ditengah aksi unjuk rasa pengemudi tidak menghiraukan massa dan langsung tancap gas.
Pihak Mapolsek wotu yang hadir melakukan negosiasi terhadap Massa termasuk korban tabrak (Zulkifli), bahwasanya aparat akan melakukan pencarian dan menangkap pelaku dengan catatan massa yang ada harus membubarkan diri, yang mana negosiasi tersebut direspon oleh massa yang berakhir pada pembubaran diri secara tertib dan aman. (Red..HS)


