Baca Juga :
Proyek Drainase Desa Bayondo Dusun Balele Kec. Tomoni Kab. Luwu Timur bersumber Anggaran Dana Desa (DD) senilai Rp.110.000.000,- miris pengerjaannya, bangunan ini banyak menerapkan pemasangan satu batu alias tipis, yang seharusnya ketebalan pada designya 25 Cm namun yang terealisasi kurang dari 25 Cm.
Bingungnya, beberapa aparat Desa Bayondo salah satunya RUTH selaku staf Aset Desa dan Alfian selaku Kepala Sesi Pemerintahan merangkap Kesejahteraan mengungkapkan jika Desa Bayondo belum membentuk TPKD, dan seluruh realisasi fisik bangunan sumber dana desa sepenuhnya dikelolah oleh Kepala Desa, mereka juga mengakui jika ada beberapa aparat Desa Bayondo yang rangkap jabatan karena pada saat perekrutan aparat Desa memang dibatasi sehingga aparat Desa Bayondo tidak seberapa.
“setahu kami tidak ada TPKD di Desa ini yang dibentuk, karena sejak kami menjabat tidak pernah ada di bahas masalah TPKD dan siapa yang terlibat dalam TPKD, kami perhatikan hanya kepala Desa semua yang tangani, adapun Kepala Dusun hanya di suruh awasi saja, kalau kepala Desa memang jarang dia masuk kantor karena urusan luar, kalau pendapat saya lebih baik bapak tanya ke Kabupaten masalah anggaran Dana Desa disana lebih lengkap, kami aparat dan staff tidak tahu menahu, masalah Dana Desa, berapa anggarannya dan apa item pekerjaannya” ungkap Ruth dan Alfian
Sementara kepala Desa Bayondo (Hespan Kolobinti) yang berhasil di Konfirmasi, membantah keras ungkapan aparat Desanya, ia mengatakan jika TPKD di bentuk sebelum mereka direkrut sebagai aparat Desa “mereka memang tidak tahu, karena TPKD dibetuk sebelum mereka direkrut, dan ketua TPKD adalah aparat Desa Bayondo sendiri, mengenai masalah pemabangunan Drainase yang dinilai tipis kayaknya tidak itu, karena saya sering-sering kontrol” kata Kades
Aneh, pengakuan Kades terkait masalah aparat baru, justru bertentangan dengan pengakuan aparatnya yang merupakan aparat lama yang kembali terekrut, dan keterangan kades juga menilai pembangunan Drainse Dana Desa yang menurutnya sudah sesuai design kembali bertentangan dengan dokumentasi saat berlangsung pekerjaan, pertanyaannya... apa langkah dari pihak terkait mengenai temuan tersebut...? (Red...Tim)



