Baca Juga :
Ada yang lain di upacara, semua memakai baju Korpri di lapangan hijau, Tapi yang ini tampil Beda pakai SPH (Baju keki).
Luwu Utara.Btr pos
Hal ini terlihat pada upacara peringatan HUT Korpri ke 45 di rangkaian peringatan HUT PGRI ke 71 serta hari guru nasional di tingkat kabupaten luwu utara, di lapangan upacara kantor bupati Luwu Utara, senin 28 november 2016.
Di mana dengan instruksi bupati luwu utara, setiap pimpinan skpd lingkup pemerintah kabupaten luwu utara mendampingi di setiap skpd masing masing, yang tidak seperti biasanya yang berada di tempat yang para pimpinan skpd.
Bupati luwu utara Hj. Indah putri indriani SIP, M.Si, selaku pembina upacara pada
Amanatnya menyampaikan bahwa melalui Hut korpri Ke-71 dan hut PGRI ke 45 serta hari guru, bahwa reformasi dan birokrasi harus kita Lakukan semua tanpa basa basi.
Perbaikan ini harus terus dilakukan dari guru sampai murid dan kita tidak butuh hanya campionship saja, Masalah kelembagaan secara akan di benahi secara bertahap.
Luwu Utara kekurangan guru berkisar 899 orang. Khusus untuk guru kita akan lakukan tes kompetensi yang pertama apakah sudah bisa mengoperasikan komputer, dan untuk acara ini yang mana apa yang kita lakukan ini hanya upacara seromonial saja, dan ini yang terpenting adalah apa yang sudah kita lakukan tandas bupati perempuan pertama di sulawesi selatan.
Lanjut "Indah sapaan bupati Luwu Utara bahwa yang terpenting juga kita adalah sebagai pengabdi dan banyak orang yang berharap kepada kita, tentang kewajiban sebagai warga negara di mana saya qq mengingatkan tentang teks amnesti pajak..menyampaikan bahwa itu pajak berapa yang kita bayar dan berapa yang kita dapatkan dari negara.semakin besar yang kita serahkan kepada negara maka akan semakin besar yang akan kita terima. kita dapatkan kepada negara..untuk itu kalau mau kesejahteraanya makin besar silahkan bayar pajak semakin besar pula tapi juga jangan lupa untuk terus tingkatkan kompetensi. Tabe kalau saya mengambil kebijakan itu tentunya tak terlepas dari kepentingan orang banyak juga.jangan alergi dengan perubahan karena perubahan itu sesuatu yang pasti. Keberhasilan Negara atau daerah kita ini itu tergantung kita semua bukan Bupati, Wakil Bupati atau Pak Sekda. Terkait peringatan hari aids sedunia di Luwu Utara 2011 dan 2016 data 162 orang ada 3 yg positif HIV AIDS. Ada beberapa kecamatan yang endemik. Untuk itu kita semua mengambil bagian mensosialisasikan tentang dampak dari Hiv aids ini minimal kepada keluarga kita, tetangga kita, orang orang dilingkungan kita minimal tidak ada keluarga kita yang terjangkit
Juga mengapresiasi kepada semua pihak penyelenggara kegiatan ini dan mari jadikan moment ini sebagai momentum bagi diri kita semua untuk lebih meningkatkan kualitas dan diakhir Sambutan, bupati di harapkan adanya inovasi inovasi atau terobosan terobosan terhadap pengawai negeri sipil, yang mana perubahan paradigma dari di layani menjadi pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu diserahkan pula piagam penghargaan kepada 13 asn berkinerja terbaik lingkup pemerintah kabupaten Luwu Utara serta penghargaan kepada guru dalam lomba inovasi pembelajaran 2016 tingkat SD, SMP serta SMA, dan SMK dan penghargaan kepada guru sebagai finalis inobel dan juga finalis karya inovatif IPA yang kedua di tingkat nasional.(Drs).



