DIRUT RSUD ANDI JEMMA MASAMBA BUAT GADUH RDP RPJMD DI DPRD - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


DIRUT RSUD ANDI JEMMA MASAMBA BUAT GADUH RDP RPJMD DI DPRD

Diposkan oleh On 26 Juli with No comments

Baca Juga :



Luwu Utara. Btr pos
            Rapat dengar pendapat (RDP) terkait dengan Raperda Rencana program kerja jangka menengah daerah (RPJMD) sempat gaduh akibat tingkah laku Rumah sakit Andi Djemma Masamba yang tidak menghargai pimpinan rapat yang saat itu dipimpin oleh Ketua Pansus dua Karimuddin.
          
  Kegaduhan ini berawal saat pimpinan rapat dalam hal ini Karimuddin bertanya kepada Direktur Rumah sakit Andi Djemma dr.Rusfan Ramly tentang indikator capaian program pihak rumah sakit dalam mendukung visi misi Bupati Luwu Utara.

            Saat ditanya tentang indikator program kerjanya, direktur rumah sakit malah menjawab dengan tidak masuk akal, dia (direktur rumah sakit) malah meminta DPRD untuk menyiapkan LCD untuk menjelaskan. Selain itu, saat pimpinan rapat tengah berbicara, direktur rumah sakit juga bicara sebelum dipersilahkan, yang membuat kondisi rapat semakin gaduh. Akhirnya rapat menjadi kacau dan pimpinan rapat langsung meminta direktur rumah sakit untuk meninggalkan tempat.

            Karena tidak menghargai pimpinan rapat dan anggota DPRD lainnya, Karimuddin sempat membanting berkas dan gelas karena terpancing emosi akibat tingkah laku direktur rumah sakit Andi Djemma Masamba.

            "Kelakuan direktur rumah sakit tadi sangat keterlaluan, kita serius melakukan pembahasan dia malah ketawa ketawa saat ditanya. Bahkan saat ditanya terkait dengan indikator program kerjanya, dia malah meminta LCD dan meminta agar rapat dengar pendapat ini di skorsing sampai besok. Sudah tidak paham dengan materinya, saat ditanya malah main main dan tidak menghargai DPRD,"tegas Karimuddin.

            Waktu untuk melakukan pembahasan sudah sedikit, kita juga capek melakukan pembahasan RPJMD untuk lima tahun kedepan, dia malah main main. Bagaiman mau bagus pemerintahan kalau orang orang seperti ini tidak bisa memahami dan menjelaskan rancangan programnya untuk mencapai dan mendukung visi misi Bupatinya.

            "Bupati harus evakuasi orang orang seperti ini, karena melihat dari pemahaman dan kinerjanya dalam memaparkan indikator program kerjanya sah tidak paham, bagaimana bisa mewujudkan visi misi Bupati,"tegas Karimuddin.

            Sementara itu, direktur RSUD Andi Djemma Masamba, Rusfan ramly saat ditemui meminta maaf melalui media atas kejadian di DPRD saat rapat dengar Pendapat. Menurutnya, dirinya tidak bermaksud untuk membuat marah anggota DPRD, hanya karena dirinya baru kali pertama hadir pada saat pembahasan apalagi diriya baru pertamakali menjabat sebagai direktur.

            "saya minta maaf, maklum saya baru pertamakali menghadiri rapat di DPRD dan saya  belum mengetahui tata tertib pada saat rapat di DPRD. terkait dengan RPKMD, saya sebenarnya paham, hanya saat rapat sayatidakterlalu bisa melihat tulisan dalam berbas itu makanya  saya meminta LCD. Sekali lagi saya minta maaf,"terang Rusfan ramly. (Drs).
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »