Wasuponda - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


Wabup Irwan Serahkan Akta Kematian Warganya

Diposkan oleh On 15 Juli with No comments


Wasuponda, Batarapos.com - Wakil Bupati Luwu Timur, Ir. Irwan Bachri Syam, ST. IPM. menyerahkan langsung Akta Kematian dirumah duka  Alm. H. Tawakkal, di Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Senin (15/7/19).

Penyerahan akta kematian tersebut,am Andi Awal Guli selaku Kepala Seksi Kematian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Luwu Timur yang diterima oleh sepupu Almarhum H. Tawakkal, Ibu Tati.

Kepala Seksi Kematian, Andi Awal Guli mengatakan, kegiatan yang kami lakukan ini bernama "JAM KERAMAT (Jelas Alamat Kerumah Akta Kematian)" yang merupakan kegiatan inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Luwu Timur.

"Jam Keramat merupakan kegiatan pelayanan langsung kerumah warga dalam hal penerbitan akta kematian, baik yang terlapor maupun yang teradvokasi," kata Awal Guli.

Awal Guli mengungkapkan bahwa, sejak kegiatan inovasi ini mulai dijalankan Bulan Mei 2019, sudah 32 keluarga Almarhum yang merasakan manfaat dari JAM KERAMAT ini.

Sementara Wakil Bupati Luwu Timur, Ir. Irwan Bachri Syam, ST. IPM mengatakan, manfaat dari Akta Kematian ini sangat penting, seperti Pembuktian kematian secara hukum, pengurusan warisan/hubungan utang piutang/asuransi, pengurusan pensiun bagi pegawai, pengurusan Taspen, dan pencairan dana/tabungan di Bank.

"Kegiatan Dinas Dukcapil ini sangat membantu karena memiliki manfaat baik untuk Pemerintah maupun masyarakat," ujar Irwan.

"Bagi warga yang anggota keluarganya ada yang meninggal dunia, tak sulit untuk mendapatkan surat ini. Prosesnya bisa dilakukan oleh ahli waris. Selanjutnya ahli waris melaporkannya ke kantor Desa/Kelurahan setempat," papar Irwan. (ikp/kominfo)

Tubuh Masih Utuh, Bocah Hanyut di Balambano Ditemukan Terapung

Diposkan oleh On 06 Juli with No comments


Wasuponda, Batarapos.com, -- Bocah yang hanyut sejak enam hari yang lalu diduga hanyut akibat hendak mengambil sandalnya yang jatuh saat memancing bersama teman-temannya di Sungai Balambano. Senin, (1/7/19).


Setelah dilakukan pencairan oleh Tim SAR, Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Relawan, serta masyarakat setempat, akhirnya membuahkan hasil. Dari informasi yang dihimpun, bocah yang diketahui bernama Muhammad Alfizih (4), warga Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur ini sudah ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita, Sabtu, (6/7/19) oleh Tim Pencari korban sekitar 1 Km dari titik awal TKP hanyutnya korban.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah mengapung di atas permukaan air dengan kondisi meninggal dunia. Dan kondisi tubuh korban masih dalam keadaan utuh.

Dikutip dari pesan WhatsAppnya, Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengucapkan rasa berbelasungkawanya kepada keluarga korban. “Sebagai pemerintah daerah dan pribadi, saya ucapkan turut berbelasungkawa, dan keluarga yang ditinggalkan agar tabah menghadapi cobaan ini. Serta tidak henti-hentinya mengirimkan doa agar Ananda (korban-red) diberikan tempat yang layak  di sisi-Nya,” ucapnya.

Kapolsek Wasuponda, IPTU Agusman membenarkan informasi atas ditemukannya korban. “Iye, tadi pagi korban tenggelam sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, saat ini jenazah korban telah dievakuasi menuju ke kediamannya,” singkat Agusman. (Subhan)

Wabup Irwan Pantau Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Balambano

Diposkan oleh On 02 Juli with No comments


Wasuponda, Batarapos.com - Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memantau langsung progress pencarian Muhammad Alfaizi (4) korban yang diduga tenggelam di kawasan sungai Balambano Desa Balambano Kecamatan Wasuponda, Selasa (2/7/19).

Wabup Irwan terlihat memberikan beberapa instruksi kepada Tim Gabungan pencarian korban yang terdiri dari Basarnas KDI (unit siaga SAR Luwu Timur), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, TNI/Polri, Satpol PP dan Pengawas Bendungan Larona PT. Vale Indonesia.

"Saya harapkan proses pencarian tetap dilakukan hingga korban ditemukan," ungkap Irwan.


Pelaksanaan pencarian korban ini sudah memasuki hari kedua. Tampak beberapa regu ikut menaiki perahu karet untuk menyusuri tepian sungai Balambano dan sebagian tim lainnya tetap berada di posko.


Informasi yang dihimpun bahwa, Muhammad Alfaizi diduga terbawa arus sungai Balambano, Senin, 01 Juli 2019 kemarin, usai mandi-mandi bersama tiga orang rekan sebayanya dan memancing disungai tersebut sekitar pukul 09.45 Wita.

Asik bermain air sungai bersama ketiga temannya, tiba-tiba korban melihat sandalnya hanyut terbawa arus sungai. Korban bereaksi cepat untuk mengejar sandalnya yang terbawa arus, namun naas, arus sungai yang deras itu membuat korban juga terbawa arus dan akhirnya tenggelam. (hms/ikp/kominfo)

Safari Ramadhan, Wabup Luwu Timur Serahkan Bansos Sebesar 220 Juta Rupiah

Diposkan oleh On 21 Mei with No comments


Wasuponda, Batarapos.com - Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Sekertaris Daerah Luwu Timur, H. Bahri Suli dan sejumlah Pejabat Pemkab Luwu Timur menghadiri Safari Ramadhan dan Buka Puasa bersama masyarakat di Kecamatan Wasuponda, Senin (20/5/19).

Safari Ramadhan Pemerintah daerah ini juga dihadiri  beberapa anggota DPRD Luwu Timur Seperti Herdinang dan H. Usman Sadik, Management PT. Vale serta Camat Wasuponda dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Wasuponda.


Selaku Camat Wasuponda, Joni Patabi melaporkan bahwa, saat ini kondisi Kecamatan Wasuponda di bulan ramadhan masih terbilang aman dan kondusif, hal tersebut tak terlepas dari kerjasama seluruh Muspika tingkat Kecamatan dan Tokoh masyarakat.

Camat Wasuponda juga menyampaikan jumlah anggaran yang telah dikucurkan Pemkab Luwu Timur untuk pembangunan di Kecamatan Wasuponda mencapai Rp. 25 Milyar di tahun 2019.


Sementara Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam saat mewakili Bupati Luwu Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa, tujuan dari kegiatan Tim Safari Ramadhan ini, untuk menjalin silaturahim antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat, sekaligus media, untuk menyampaikan informasi pembangunan dan menampung aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Agar masyarakat mengetahui tugas, peran, hak dan kewajiban didalam penyelenggaraan Pemerintah dan pembangunan, sehingga diharapkan dengan pencerahan dan penyampaian pesan-pesan pembangunan, akan mampu membangkitkan minat, kemampuan dan kepedulian masyarakat itu sendiri untuk merubah taraf kehidupan yang kian hari kian membaik,” harapnya.


Lanjut Irwan, Pemkab Luwu Timur terus berkomitmen untuk menghadirkan percepatan pembangunan ditengah masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan diseluruh wilayah daerah yang berjuluk “Bumi Batara Guru” ini.

“Namun, segala pembangunan tersebut tidak akan dapat berjalan tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari semua lapisan masyarakat. Untuk itu, mohon doa dan dukungannya agar kedepan, jalannya roda Pemerintahan lebih baik lagi,” harap Irwan.


Diakhir sambutannya, orang nomor dua di Luwu Timur ini menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Wasuponda yang terus menjaga daerah agar tetap aman dan kondusif.


Dalam Safari Ramadhan ini juga, Irwan Bachri Syam mewakil Bupati Luwu Timur untuk menyerahkan berbagai bantuan sebagai berikut, untuk membantu Jaminan Hidup bagi Ornng Dengan Kecacatan Berat senilai Rp. 5.600.000. Bantuan Bagi Kelompok Usaha Berasama Fakir Miskin Rp. 200.000.000 serta Bantuan Jaminan Hidup bagi Orang Lanjut Usia (miskin) Rp.14.400.000. Sehingga Total Sebesar Rp. 220.000.000. (hms/ikp/kominfo)

Petani Organik Harap PT Vale Tak Hanya Bantu Pendampingan Tapi Juga Bantuan Sarana dan Prasarana

Diposkan oleh On 29 Maret with No comments


Wasuponda, batarapos.com - Salah seorang petani organik pola SRI di Desa Ledu-Ledu Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, berharap agar PT Vale tak hanya berkontribusi melalui pendampingan program padi organik untuk kemandirian petani, akan tetapi mereka juga berharap agar PT Vale membantu dari segi sarana dan prasarana.

Hal ini diungkapkan salah seorang petani padi organik di Desa Ledu-Ledu (Thomas) saat journalist visit di area persawahan program padi organik, sore tadi, Jumat (29/3/19).

Menurutnya, pola tanam organik tersebut sangat dipaksakan, pasalnya semua sarana dan prasarana ditanggung sepenuhnya oleh petani, ia juga membeberkan jika biaya kelolah hingga panen mencapai 25 jutaan per hektarnya, yang jauh lebih tinggi dari pola tanam nonorganik.

Selain sarana tinggi, sawah tersebut juga hanya mengandalkan tadah hujan, yang persediaan air tidak teratur, sementara pola tanam organik membutuhkan air yang teratur dan maksimal.

"Pola tanam SRI organik ini hanya dipaksakan, untungnya cuma hidup sehat saja, biaya kelolah sampai 25 jutaan, kami berharap PT Vale membantu bukan hanya pendampingan saja, tetapi juga membantu dari segi sarana dan prasarana, apalagi sawah kami ini hanya mengandalkan tadah hujan" harapnya

Sementara itu, Pendamping pertanian sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan (Julianto) mengungkapkan bahwasanya, bantuan petani organik melalui pemerintah Desa yang perusahaan salurkan dalam bentuk CSR, namun saat ini, PT Vale tengah memprogramkan bantuan penggilan khusus padi organik yang menurutnya akan direalisasikan tahun 2019 ini.

"Kami hanya lakukan pendampingan pengolahan hingga penjualan hasil panen, agar petani bisa mandiri, untuk bantuan lain itu melalui CSR yang disalurkan ke pemerintah Desa, dari situ nanti petani organik memperolah bantuan yang dimaksud, untuk saat ini kita telah memprogramkan bantuan penggilingan khusus padi organik, rencananya tahun ini terealisasi" ungkapnya.

Kendati demikian, petani merasa ada perubahan, yang awalnya hasil panen sulit akan penjualan dan harga rendah namun saat ini hasil panen padi organik jelas pasarannya serta harga yang lumayan tinggi mencapai 15 ribu per kilo gramnya. (Mus).
Hadiri Pemakaman Almarhum Ustad H. Hisbullah, Husler : Semoga Mendapat Tempat Terbaik di Sisi-Nya

Diposkan oleh On 25 Februari with No comments


Wasuponda, Batarapos.com
Ratusan pelayat menghadiri pelepasan jenazah Almarhum Ustadz H. Hisbullah, di Desa Ledu-Ledu Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (24/2/19). Ustad H. Hisbullah, tutup usia di Rumah Sakit I Lagaligo, Kecamatan Wotu.

Dalam pelepasan jenazah ini, nampak hadir Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, Anggota DPR RI, Andi Fauziah Pujiwati Hatta, Andi Hatta Marakarma, yang juga datang untuk berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu Tokoh Agama Luwu Timur tersebut.


Saat melepas jenazah almarhum, Husler yang di daulat mewakili Pemerintah dan pihak keluarga mengatakan bahwa, almarhum adalah sosok yang banyak memberi bimbingan arahan selama hidupnya.

Husler juga mengucapkan turut berbelasungkawa serta mengharapkan kepada seluruh keluarga dan sahabat untuk tabah dan sabar dalam menghadapi ujian ini. "Mari sama-sama kita doakan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Husler.


Sebelum dibawa ke lokasi pemakaman, jenazah almarhum sebelumnya di shalatkan di masjid yang tak jauh dari rumah duka.


Tampak ratusan masyarakat mengantarkan jenazah Almarhum ke tempat peristirahatan terakhir untuk dikebumikan. (hms/ikp/kominfo)

PT. Vale Berduka, Nico Kanter : Kami Usahakan Secara Maksimal Untuk Pemulihan Korban Luka

Diposkan oleh On 18 Februari with No comments


Wasuponda, Batarapos.com
PT.Vale menginformasikan bahwa telah terjadi kecelakaan pada Senin, 18 Februari 2019, pukul 07:10 yang melibatkan bus angkutan karyawan PT. Vale, dengan nomor polisi DP 7261 GB. Bus tersebut mengangkut 23 orang karyawan tambang dan pabrik yang telah bekerja pada shift malam dan akan kembali ke rumah.

Dalam perjalanan, bus terbalik pada pembelokan akhir memasuki kota Wasuponda. Saat ini penyebab kecelakaan masih diselidiki oleh tim PT Vale dan aparat kepolisian. Tim Fire & Rescue, tim medis, tim general facilities, tim construction & road maintenance PT. Vale sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi para korban. 

Kecelakaan bus tersebut telah mengakibatkan satu korban meninggal dan 15 korban luka-luka yang saat ini sudah dievakuasi dan di rawat di Rumah Sakit PT Inco Sorowako.  Korban meninggal teridentifikasi atas nama Laurensius Laba, karyawan tambang berusia 52 tahun dengan posisi Senior Mining Operator Screening Station C. Manajemen PT. Vale saat ini telah berada di rumah korban meninggal untuk memberikan dukungan yang diperlukan keluarga.

“Kami menyampaikan penyesalan dan duka yang sangat mendalam atas terjadinya kecelakaan ini, yang telah mengakibatkan meninggalnya salah satu karyawan kami atas nama Laurensius Laba. Kejadian ini membuat saya pribadi sangat terpukul, dan saya telah meminta seluruh jajaran manajemen untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada keluarga pak Laurentius Laba. Kami juga akan  mengusahakan secara maksimal pemulihan korban luka yang saat ini sudah ditangani di rumah sakit perusahaan. Dua hal ini menjadi fokus utama saat ini. Kami akan menunggu hasil investigasi dari pihak-pihak terkait untuk menentukan langkah perbaikan yang diperlukan kedepan” ungkap Nico Kanter. (HS)