Lutra Siap Lepas 6 Varietas Unggulan Lokal - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


Lutra Siap Lepas 6 Varietas Unggulan Lokal

Diposkan oleh On 04 April

Baca Juga :

Masamba, Btr pos 
Tanpa banyak publikasi, rupanya Luwu Utara punya enam varietas padi unggul lokal yang siap dilepas dan diperkirakan akan menjadi komoditi eskpor paling laris di pasaran global. Enam varietas unggul lokal itu adalah bandarata, banjara, remaja, tarone, dambo, dan jambo rona. Saat ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Luwu Utara bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulsel, BPSB Sulsel dan UKI Makassar sedang merancang pemurnian varietas unggul tersebut.

Pemurnian varietas unggul dilakukan di tiga kecamatan yang digadang-gadang dijadikan sebagai kawasan pengembangan tanaman padi organik, yaitu Rongkong, Seko dan Rampi. Untuk Kecamatan Rongkong dilakukan pemurnian untuk varietas bandarata, banjara dan remaja. Seko untuk varietas tarone dan dambo.

Sementara Rampi untuk varietas jambo rona. Bupati Indah Putri Indriani mengatakan, pemerintah sangat mensupport kegiatan tersebut, dan tentunya serius melakukan upaya-upaya masif guna mewujudkan mimpi menjadikan varietas unggul tersebut menjadi komoditi ekspor paling laris. “Varietas unggul ini harus kita jadikan komoditi ekspor.

Paling tidak, dari enam varietas ini, ada satu yang bisa menjadi komoditi ekspor,” ujar Indah saat membuka acara Seminar Penyusunan dan Pemaparan Rencana Pelaksanaan Pendaftaran dan Pelepasan Padi Calon Varietas Unggul Lokal, Senin (3/4), di Aula BAPPEDA.

Indah menambahkan, jika enam varietas unggul tersebut sudah menjadi komoditi ekspor, maka pasarnya pasti akan tinggi, yang juga linier dengan demand side yang juga ikut tinggi. “Kalau ini sudah menjadi komoditi ekspor, saya yakin demand side-nya tinggi. Tidak usah khawatir dengan pasar. Yang namanya kebutuhan pangan, pasti pasarnya tinggi,” terang Indah.

Di akhir sambutannya, Indah berharap agar 6 varietas unggul tersebut bisa dilepas tahun depan, agar mimpi menjadikan varietas tersebut menjadi komoditi ekspor bisa terealisasi. “Tahun depan, enam varietas unggul ini harus kita lepas. Nanti Litbang yang koordinir, bagaimana supaya enam varietas ini, ada salah satunya menjadi komoditi ekspor,” pungkas Bupati perempuan pertama di Sulsel itu.

Sementara itu, Kadis TPHP Agussalim Lambong, dalam laporannya mengatakan, tujuan pengembangan perbenihan tanaman pangan yang salah satunya adalah pemurnian enam varietas unggul tersebut adalah untuk memperbaiki mutu genetik padi varietas unggul lokal.

Selain itu, kata Agus, tersedianya benih padi varietas unggul baru, serta terbitnya hak paten varietas unggul lokal di Luwu Utara.(Drs)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »