Angkona - Batara Pos

Peduli Kasih Batarapos


Husler Apresiasi Kegiatan Tudang Sipulung Dinas Pertanian

Diposkan oleh On 20 Juni with No comments


Angkona, Batarapos.com - Dalam rangka mempercepat proses pencapaian Visi Misi Kabupaten Luwu Timur di sektor pertanian  utamanya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan khususnya padi di Kabupaten Luwu Timur, maka Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian menggelar musyawarah Tani yang dikemas dalam bentuk "Tudang Sipulung", Rabu (19/6/19).


Tudang Sipulung dalam rangka menghadapi musim tanam April - September 2019 ini, digelar di Desa Balirejo Kecamatan Angkona, yang dibuka langsung oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, serta dihadiri oleh stakeholder lainnya terkait sektor pertanian, diantaranya Pengurus Gapoktan, Petugas Teknis/PPL,selain itu hadir juga Anggota TNI, para Camat dan Kepala Desa. Tudang Sipulung ini untuk membahas permasalahan pertanian secara umum.

Dalam Sambutannya, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengapresiasi atas terselenggaranya musyawarah tani "Tudang Sipulung" ini. Ia menilai bahwa, kegiatan musyawarah tani ini merupakan wadah silaturahmi dan konsultasi antara masyarakat petani dengan stakeholder terkait.

"Saya harap agar Tudang Sipulung ini dijadikan momentum yang sangat baik untuk melahirkan berbagai formulasi dan kesepakatan bersama dalam mendukung meningkatkan produktivitas tanaman pangan karena melalui kesempatan inilah kita saling bertukar pikiran, mendengarkan dan membahas hal terkait pertanian dalam arti luas," tambah Husler.


Bupati Husler juga mengungkapkan rasa bangga atas berbagai capaian kinerja dan keberhasilan Pemerintah daerah pada sektor pertanian, keberhasilan program tersebut diantaranya tercapainya Target Penyediaan Alat Pertanian oleh Pemerintah, melampaunya jumlah cetak sawah dari target yang telah ditetapkan serta jumlah capaian lainnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Ir. H. Muharif dalam laporannya mengatakan, musyawarah Tani Tudang Sipulung yang ini bertujuan untuk menyatukan Persepsi dan Pemikiran terkait penerapan teknologi, jadwal tanam hingga untuk mencari solusi terkait berbagai persoalan yang dihadapi petani dilapangan.


"Kesempatan ini sangat baik digunakan untuk memahami keadaan dan masalah yang dihadapi dalam pembangunan pertanian di lapangan, serta untuk mencapai kesepakatan bersama tentang pemecahan masalah dan penyusunan rencana kegiatan," kunci Muharif. (hms/ikp/kominfo)

Bupati Husler Sampaikan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Tomas Lamaeto

Diposkan oleh On 17 Juni with No comments


Angkona, Batarapos.com - Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler melayat ke kediaman salah satu warganya yang meninggal dunia di Desa Lamaeto Kecamatan Angkona,,Sabtu (15/6/19).

Husler yang tiba di rumah duka Almarhum Maming (72) menyampaikan duka cita dan bela sungkawa atas berpulangnya kerahmatullah Tokoh Masyarakat  Lamaeto itu.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas meninggalnya orang tua kita yang ada di Lamaeto. Almarhum merupakan salah satu Tokoh Masyarakat dan orang tua kita, mari kita do’akan semoga dilapangkan kuburnya serta diampuni segala salah serta khilaf selama hidup di dunia,” ajak Husler di hadapan keluarga Almarhum.


Husler juga berharap kepada semua yang hadir maupun tidak hadir pada saat pemakaman agar dapat merelakan kepergian almarhum. Orang nomor satu di Luwu Timur ini mengajak kepada masyarakat untuk mengikhlaskan kepergian almarhum dan memberikan maaf selama bergaul dan serta memiliki kesalahan. Demikian juga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan diberikan kekuatan keimanan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Husler memberikan santunan kepada keluarga almarhum serta memberikan semangat kepada keluarga untuk keikhlasan atas kepergian almarhum.


Ia berharap, pemberian ini tidak dinilai, tetapi dapat membantu dan meringankan beban Keluarga yang ditinggalkan. (hms/ikp/kominfo)

Ketinggian Banjir Hingga 1,5 Meter, 60-an KK Tak Mau Dievakuasi

Diposkan oleh On 30 April with No comments



Angkona, batarapos.com - Banjir menyelimuti Luwu Timur sejak dua hari terakhir, dimana ribuan warga dibeberapa kecamatan harus mengungsi dan mencari dataran tinggi untuk menyelamatkan diri.

Nyaris semua banjir yang terjadi akibat tanggul sungai jebol dan meluapnya air sungai, pasca diguyur hujan deras, Minggu malam (28/4/19) lalu.

Lain halnya yang terjadi di Dusun Batu Harapan, Desa Maliwowo, Luwu Timur, yang mana sekitar 60an Kepala Keluarga (KK) dan ratusan warga lebih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing selama dua hari ini pemukiman mereka dikepung banjir setinggi leher orang dewasa atau setara dengan 1,5 meter.


Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah membujuk warga untuk dilakukan evakuasi, hingga dijemput menggunakan petahu karet, namun warga lebih memilih bertahan di rumah mereka.

"Kita sudah lakukan upaya, membujuk  dan meyakinkan keamanan mereka untuk dievakuasi, sampai kita basah, berenang dan sebagainya, bahkan sampai malam ke 2 ini, tapi tetap warga tidak mau, mereka tetap tinggal di rumah mereka yang sudah dikelilingi banjir" ucap Djumardah selaku Sekcam Angkona.

Karena keterbatasan perahu, pemerintah dan warga lainnya menggunakan batang pisang sebagai alat transportasi menuju pemukiman warga yang jaraknya 2km dari titik awal genangan air.

Hingga malam tadi, pemerintah kecamatan, TNI, Pihak Kesehatan dan pihak BPBD meninggalkan lokasi banjir dan tidak berhasil mengevakuasi warga. (HS). 

Korban Banjir Desa Wanasari Mengungsi Ke Pura

Diposkan oleh On 29 April with No comments


Angkona, batarapos.com - Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, Senin (29/04/2019) mengakibatkan sejumlah lahan persawahan dan perkebunan serta pemukiman warga tenggelam. 

Akibatnya,  warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari bencana banjir. 

Salah satu kecamatan yg ikut terdampak adalah Desa Wanasari,  kecamatan Angkona. Di desa yang mayoritas adalah warga Hindu, Bali ini, warga terpaksa mengungsi di Pura desa yang letaknya sedikit agak tinggi dan aman dari banjir. Selain di Pura,  warga juga mengungsi ke rumah warga lainnya yang tidak terkena banjir. 

Camat Angkona,  I Ketut Riawan menginformasikan,  saat ini sebanyak 50 Kepala Keluarga dari Desa Wanasari terpaksa harus mengungsi ke pura Desa karena rumah mereka tenggelam. 

Saat ini ketinggian air di jalan aspal masih kisaran 60 Centimeter sedangkan di perumahan warga ketinggian mencapai 80 centimeter 

Ketut Riawan menambahkan,  saat ini warga yang mengungsi sangat membutuhkan Air minum, mi instan, tikar dan tabung gas.

" Itu yang paling mendesak pak,  semoga secepatnya ada bantuan " harap Ketut.(yul)
Cegah Malaria, Husler Serahkan 920 Lembar Kelambu Untuk Warga Tawakua

Diposkan oleh On 16 April with No comments


Angkona, Batarapos.com - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan menyalurkan 920 lembar kelambu anti nyamuk yang didistribusikan kepada warga masyarakat Desa Tawakua, Kecamatan Angkona. Distribusi kelambu ini sebagai upaya untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran penyakit malaria.


Bantuan kelambu ini diserahkan secara simbolis kepada masyarakat Tawakua oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, di Aula Kantor Desa Tawakua, Senin (15/4/19).


"Pembagian kelambu ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap bahaya penyakit malaria, dengan kelambu tersebut diharapkan penyebaran virus dari nyamuk malaria dapat dicegah," terang Husler saat menyerahkan bantuan tersebut.


Husler menambahkan, tujuan lain dari pendistribusian kelambu anti nyamuk tersebut yakni sebagai usaha menyukseskan pelaksanaan program eliminasi dan akselerasi pengendalian malaria.

Pada kesempatan tersebut, Husler menghimbau kepada seluruh pihak agar senantiasa meningkatkan parsipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sehingga wilayah ini dapat terbebas dari kasus malaria.

"Saya mengharapkan dukungan semua pihak, agar kedepan Kabupaten Luwu Timur benar-benar bebas dari penyakit malaria, salah satunya yakni agar tetap menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.


Acara penyerahan kelambu tersebut dirangkai dengan penyerahan Sertifikat Penghargaan atas Inovasi Pondok Malaria kepada Kepala Desa Tawakua Suprawoto. (hms/ikp/kominfo)

Korban Longsor Maliwowo Dan Ussu Dapat Program BSBR

Diposkan oleh On 28 Maret with No comments


Angkona, Batarapos.com
Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Bedah Rumah (BSBR) Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2019 untuk dua Kecamatan, masing-masing Kecamatan Malili dan Kecamatan Angkona. Kegiatan ini dirangkai dengan sosialisasi sekaligus penanda tanganan buku rekening penerima bantuan dari Pemerintah Daerah, di Gedung Serba Guna, Desa Solo, Kecamatan Angkona, Rabu (27/3/19) kemarin.


Bupati Husler dalam sambutannya mengatakan,  salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 adalah Program BSBR. Kebijakan Pemerintah daerah ini juga sejalan dengan Pemerintah pusat melalui Nawacita dimana salah satunya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia.


Husler menguraikan bahwa Kabupaten Luwu Timur telah melaksanakan kegiatan BSBR yang dianggarkan sejak tahun 2016 terealisasi sebanyak 1140 unit rumah. Pada Tahun 2017 terealisasi sebanyak 1270 unit rumah dan pada Tahun 2018 sebanyak 1249 unit rumah. Total rumah yang telah diperbaiki dengan program BSBR ini sebanyak 3.659 unit rumah dengan jumlah bantuan sebesar Rp. 10 Juta per unit rumah.


"Pada Tahun 2019 ini telah direncanakan Program BSBR sebanyak 1.252 unit rumah yang tersebar di 11 Kecamatan dalam wilayah Luwu Timur, dan juga Pemerintah mengalokasikan Rp. 1,5 Miliar BSBR untuk korban longsor di Desa Maliwowo, Kec. Angkona sebanyak 16 unit rumah dan korban longsor di Desa Ussu, Kecamatan Malili 4 Unit rumah," ujar Husler.


Sambungnya, namun jika hanya mengandalkan APBD semata untuk menangani Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersisa sebanyak 11.323 unit rumah dari total keseluruhan sebanyak 61.879 unit rumah pada tahun 2018, makanya Pemerintah daerah mencari sumber lain melalui APBN dengan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Melalui program BSPS ini, Pemerintah pusat memberikan bantuan mulai tahun 2017 sebanyak 200 unit, tahun 2018 sebanyak 144 unit dan tahun 2019 sebanyak 300 unit dengan jumlah bantuan setiap unitnya Rp. 15 juta. Inilah komitmen kita bersama membantu masyarakat untuk memiliki rumah layak huni," jelasnya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Luwu Timur, Syahmuddin mengatakan, rumah merupakan salah satu hak dasar rakyat. Oleh karena itu, setiap warga negara berhak memiliki tempat tinggal dan mendapat lingkungan hidup yang baik dan sehat. Pembangunan perumahan dan permukiman harus didukung oleh suatu kebijakan, strategi dan program yang komprehensif dan terpadu sehingga selain mampu memenuhi hak dasar rakyat juga akan menghasilkan suatu lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat, serasi, harmonis, aman dan nyaman, utamanya di Kabupaten atau Kecamatan kita di Luwu Timur sendiri.

"Penyerahan bantuan stimulan bedah rumah untuk dua kecamatan ini diawali sosialisasi yang diikuti sebanyak 255 peserta dari penerima bantuan," ucap Syahmuddin.


Khusus untuk Kecamatan Angkona, lanjutnya, jumlah penerima bantuan sebanyak 10 Desa atau 100 unit rumah, sedangkan Kecamatan Malili sebanyak 15 Desa atau 155 unit rumah.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, kepada 255 warga yang terbagi untuk Kecamatan Malili sebanyak 155 Orang dan 100 orang dari Kecamatan Angkona.


Turut hadir Staf Ahli Keuangan, Askar, Camat Malili, Nur Alamsyah, Camat Angkona, I Ketut Irawan Budiarta, BRI KCP Batara Guru, Andi Afnita, Kepala Desa se-Kecamatan Angkona dan Malili. (hms/ikp/kominfo)


Bupati Husler Minta Jamaah Umroh Doakan Luwu Timur Agar Terhindar Dari Bencana

Diposkan oleh On 18 Maret with No comments


Angkona, Batarapos.com 
Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, menitip pesan kepada peserta umroh agar mendoakan Kabupaten Luwu Timur menjadi lebih baik serta dijauhkan dari bala bencana.

“Pergunakan kesempatan umrah ini untuk memperbanyak ibadah, saya menitip doa kepada para peserta umroh agar mendoakan Kabupaten Luwu Timur agar maju dan lebih baik lagi, serta dijauhkan dari segala bala bencana,” pinta Husler saat melepas 46 jamaah Biro Perjalanan Haji dan Umroh Tisaga Nurkhotimah di Masjid Nurul Falah di Desa Watangpanua, Kecamatan Angkona, Minggu (17/3/19).


Selain itu, Husler juga meminta kepada para peserta umroh tetap menjaga nama baik Kabupaten Luwu Timur, dan bisa saling menjaga satu sama lain, antar peserta khususnya kabupaten setempat.

Yang tidak kalah pentingnya adalah, para peserta juga diminta untuk selalu menjaga kesehatan dan kondisi fisik masing-masing agar tetap fit dalam menjalankan ibadah umroh.

Kepada Biro perjalanan umrah, Bupati berpesan agar melayani jamaah umroh dengan baik. Sebab menurutnya, para jamaah yang diberangkatkan merupakan orang-orang baru yang belum tahu seluk beluk tanah suci.


"Pesan saya layani jamaah dengan baik, tuntun mereka beribadah dan jangan dilepas sendiri," kunci  Husler. (hms/ikp/kominfo)